UNM Dampingi Guru Kembangkan Pembelajaran Digital Berbasis Kemandirian Siswa
- 30 Agt 2026 12:27 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Universitas Negeri Makassar (UNM) melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) menggelar kegiatan “Pendampingan Guru dalam Mengembangkan Digital Learning Model Berbasis Self-Regulated Learning Menggunakan LMS” di Yayasan Persahabatan Bakti Amanah, Kota Makassar, Minggu, 30 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung pukul 08.30–12.00 WITA tersebut melibatkan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan orang tua siswa. Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan pendidik dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung proses pembelajaran di era digital.
Program pengabdian kepada masyarakat tersebut didanai melalui PNBP Diseminasi Hasil Penelitian tahun 2026. Kegiatan dirancang untuk membantu guru mengembangkan pembelajaran digital yang lebih terstruktur, praktis, serta sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di sekolah.
Program pengabdian dipimpin Abdul Malik Ramli bersama anggota tim dosen Fauzan Hidayatullah dan Ahlun Ansar. Ketiganya terlibat langsung dalam penyampaian materi dan pendampingan kepada para peserta.
Kegiatan berfokus pada pengembangan model Digital Learning yang mengintegrasikan prinsip Self-Regulated Learning, yakni pendekatan yang mendorong siswa lebih aktif mengatur proses belajarnya. Melalui pendekatan ini, siswa diarahkan menetapkan target, mengatur waktu, memantau perkembangan, menyelesaikan tugas secara mandiri, serta melakukan refleksi terhadap hasil belajar.
Ketua tim pengabdian, Abdul Malik Ramli, mengatakan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran perlu diarahkan tidak sekadar sebagai media penyampaian materi, tetapi menjadi bagian dari strategi untuk meningkatkan kemandirian peserta didik.
“Melalui model Digital Learning berbasis Self-Regulated Learning, guru diharapkan mampu memanfaatkan teknologi untuk menciptakan pembelajaran yang lebih terstruktur sekaligus mendorong siswa menjadi lebih mandiri dan bertanggung jawab terhadap proses belajarnya,” ujar Abdul Malik.
Dalam kegiatan tersebut, Abdul Malik Ramli memberikan materi pembukaan dan orientasi mengenai pengembangan pembelajaran digital. Sementara Fauzan Hidayatullah memberikan materi mengenai pembuatan media pembelajaran sederhana yang dapat dimanfaatkan guru dalam kegiatan belajar mengajar.
Selanjutnya, Ahlun Ansar memberikan pendampingan mengenai pemanfaatan Google Form dan Google Classroom, serta WhatsApp sebagai media pendukung komunikasi dan pembelajaran digital. Platform tersebut diarahkan untuk membantu guru mengelola materi, tugas, asesmen dan komunikasi dengan peserta didik secara lebih efektif.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, diskusi dan penugasan. Guru tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi, tetapi juga diarahkan menghasilkan perangkat dan media pembelajaran digital yang dapat diterapkan dalam proses belajar.
Selain pengembangan media pembelajaran, peserta diperkenalkan dengan pemanfaatan kelas digital untuk membagikan materi dan tugas, asesmen digital serta monitoring aktivitas belajar siswa. Pendekatan tersebut diharapkan membantu guru memantau perkembangan belajar siswa secara lebih terstruktur dan terdokumentasi.
Pendampingan juga tidak berhenti pada pelatihan. Tim pengabdian merancang proses pendampingan dan evaluasi untuk membantu guru mengatasi kendala teknis maupun pedagogis selama penerapan pembelajaran digital. Evaluasi dilakukan untuk melihat perkembangan kompetensi guru dan kualitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan.
Melalui program ini, guru diharapkan semakin mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai bagian dari strategi pembelajaran. Model Digital Learning berbasis Self-Regulated Learning juga diharapkan dapat terus diterapkan setelah kegiatan berakhir dan menghasilkan praktik baik yang dapat dikembangkan pada pembelajaran lainnya.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi UNM melalui pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, dalam mendukung peningkatan kompetensi guru dan transformasi pembelajaran di era digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....