Porsenijar PGRI Sulsel 2026: Kemenag Parepare Dukung Penuh Guru Madrasah

  • 03 Jul 2026 12:03 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Stadion Ganggawa di Kabupaten Sidenreng Rappang berubah menjadi lautan manusia saat ribuan guru memadati lokasi pembukaan Porsenijar PGRI Sulawesi Selatan 2026, Kamis, 2 Juli 2026. Ajang Porsenijar tahun ini mempertemukan pendidik dari 24 kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan dalam satu panggung besar kompetisi dan silaturahmi.

Ketua PGRI Sulawesi Selatan, Prof. H. Hasnawi Haris, menyebut Porsenijar menjadi agenda terbesar bagi para guru di Sulsel tahun ini. Ia mengatakan jumlah peserta yang terlibat mencapai sekitar 72.600 orang dari berbagai jenjang pendidikan.

“Alhamdulillah, pembukaan Porsenijar kali ini diikuti kurang lebih 72.600 peserta. Kegiatan ini terdiri dari sembilan cabang olahraga, sepuluh cabang seni, dan lima cabang lomba pembelajaran,” ujar Hasnawi.

Menurutnya, Porsenijar bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga ruang untuk memperlihatkan kreativitas, inovasi, dan kualitas guru di Sulawesi Selatan. Ia menilai semangat yang terlihat di stadion menjadi bukti kuat bahwa guru terus bergerak untuk meningkatkan kapasitasnya.

Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya sebagai tuan rumah Porsenijar 2026. Ia memastikan Sidrap siap memberikan pelayanan terbaik selama pelaksanaan kegiatan berlangsung hingga 6 Juli mendatang.

“Sidrap siap memberikan pelayanan dengan keramahan orang Sidrap mulai tanggal 1 sampai 6 Juli 2026. Silakan nikmati Sidrap, nikmati kompetensi dan kebersamaan kita sebagai guru,” kata Syaharuddin.

Ketua Umum PB PGRI, Prof. Unifah Rosyidi, menegaskan bahwa Porsenijar adalah simbol kuat sinergi antara organisasi guru dan pemerintah daerah. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti bahwa profesi guru terus dimuliakan melalui ruang-ruang pengembangan diri.

“PGRI adalah mitra strategis pemerintah. Porsenijar ini adalah wujud sinergitas nyata pemerintah daerah dengan PGRI dalam memuliakan profesi guru,” ujar Unifah.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, memberikan apresiasi khusus pada konsep Porsenijar yang menggabungkan unsur olahraga, seni, dan pembelajaran. Ia menilai unsur “Jar” atau pembelajaran menjadi pembeda utama dibanding kegiatan serupa lainnya.

“Ini kegiatan yang sangat representatif seorang guru, karena ada unsur pembelajarannya. Ini menunjukkan komitmen untuk kesejahteraan dan peningkatan kompetensi guru,” tegas Sudirman.

Di tengah semarak pembukaan Porsenijar, kontingen Kota Parepare datang dengan semangat tinggi untuk bersaing di berbagai cabang. Dukungan penuh juga datang dari Kantor Kementerian Agama Kota Parepare yang hadir langsung mengawal para guru madrasah dalam ajang Porsenijar tersebut.

Koordinator Pengawas Madrasah Parepare, Hj. Jamila, menegaskan kehadiran pihaknya merupakan bentuk dukungan moral bagi para guru. “Kehadiran kami di sini untuk mensupport guru-guru, khususnya guru madrasah yang memperkuat tim Porsenijar Kota Parepare. Semoga membawa semangat dan prestasi terbaik,” ujarnya.

Ia berharap Porsenijar tahun ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembuktian kualitas guru madrasah di tingkat provinsi. Menurutnya, kemampuan di bidang olahraga, seni, hingga pembelajaran berbasis teknologi digital harus menjadi bekal penting untuk diterapkan di madrasah masing-masing.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....