Kemenag Sulsel Dorong Gerakan Bersih-bersih di Ribuan Masjid dan Musallah
- 09 Agt 2026 22:01 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Maros - Ribuan masjid dan musala di Sulawesi Selatan akan menjadi bagian dari Gerakan Bersih-Bersih Masjid (Geber Mas) yang digelar Kementerian Agama secara serentak di seluruh Indonesia. Di Sulawesi Selatan, gerakan tersebut menyasar 4.003 titik masjid dan musala yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengajak jajaran Kemenag, pengurus masjid, penyuluh agama, madrasah, hingga masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan dan kenyamanan rumah ibadah. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, menegaskan Geber Mas tidak boleh berhenti sebagai kegiatan bersih-bersih semata.
Menurutnya, gerakan tersebut harus menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama bahwa menjaga dan merawat rumah ibadah merupakan bagian dari tanggung jawab umat.
“Masjid adalah rumah ibadah sekaligus ruang yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat. Karena itu, kebersihan, kenyamanan, dan keterawatannya menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujar H. Ali Yafid,.Minggu, 9 Agustus 2026.
Ia mengatakan, keterlibatan masyarakat menjadi kunci agar kebersihan masjid dan musala tidak hanya terjaga saat kegiatan berlangsung, tetapi dapat dipelihara secara berkelanjutan. Melalui Geber Mas, Kemenag Sulsel juga ingin memperkuat semangat gotong royong sekaligus membangun budaya peduli terhadap lingkungan rumah ibadah.
“Merawat masjid berarti merawat salah satu pusat kehidupan umat. Kita ingin masjid dan musala hadir dalam kondisi bersih, sehat, nyaman, dan ramah bagi seluruh jamaah,” tambahnya.
Bukan Sekadar Bersih-Bersih
Sementara itu, Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Sulsel, H. Abd. Gaffar, mengatakan Geber Mas memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar aktivitas membersihkan halaman atau ruangan masjid. Menurutnya, gerakan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun ekologi merawat rumah ibadah, yakni menciptakan ekosistem kepedulian yang melibatkan seluruh unsur di sekitar masjid.
“Geber Mas adalah gerakan membangun kesadaran. Membersihkan masjid adalah langkah awal, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana kebiasaan merawat, menjaga kebersihan dan kenyamanan rumah ibadah dapat menjadi budaya bersama,” jelasnya.
Ia menilai masjid yang bersih dan terawat akan memberikan kenyamanan bagi jamaah sekaligus memperkuat fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pembinaan keagamaan, pendidikan, serta aktivitas sosial masyarakat. Dengan jumlah mencapai 4.003 masjid dan musala, H. Abd. Gaffar berharap Geber Mas di Sulsel dapat menjadi gerakan bersama yang melibatkan berbagai elemen.
Mulai dari ASN Kemenag, penyuluh agama, penghulu, pengurus dan remaja masjid, madrasah hingga masyarakat umum diharapkan mengambil bagian dalam gerakan tersebut. “Semangatnya adalah gotong royong dan kepedulian,” katanya.
Ia juga mengingatkan agar Geber Mas tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Setelah gerakan serentak digelar, kebersihan dan lingkungan masjid diharapkan tetap dijaga melalui pemeliharaan rutin. “Rumah ibadah yang terawat akan menghadirkan suasana ibadah yang lebih nyaman. Dari masjid yang bersih, kita membangun budaya umat yang peduli terhadap kebersihan, lingkungan, dan sesama,” pungkasnya.
Kemenag Sulsel berharap Geber Mas dapat menjadi titik awal tumbuhnya budaya baru dalam merawat rumah ibadah. Ribuan masjid dan musala yang tersebar di Sulawesi Selatan diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah yang bersih dan nyaman, tetapi juga terus hadir sebagai pusat pembinaan dan kehidupan sosial masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....