Bimas Katolik Kemenag Sulsel Gelar Bersih-bersih di Gereja Paroki St. Yakobus

  • 10 Agt 2026 16:59 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Bimas Katolik Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Gerakan Bersih-Bersih Rumah Ibadah di Gereja Katolik Paroki St. Yakobus Mariso, Kota Makassar, Senin 10 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan bertepatan dengan Kick Off Gerakan Bersama Bersih-Bersih Masjid (GEBER MAS) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, yang digelar serentak bersama daerah lainnya di seluruh Indonesia.

Meski GEBER MAS berfokus pada kebersihan masjid, Bimas Katolik Kanwil Kemenag Sulsel mengambil momentum yang sama dengan melaksanakan aksi bersih-bersih di rumah ibadah umat Katolik.Langkah ini menjadi wujud semangat kebersamaan dan kepedulian lintas umat dalam menjaga kebersihan serta kenyamanan rumah ibadah.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut melibatkan pegawai Bimas Katolik Kanwil Kemenag Sulsel, Pengawas Pendidikan Agama Katolik Kota Makassar, Guru Pendidikan Agama Katolik, serta Penyuluh Agama Katolik Kota Makassar.

Pembimas Katolik Kanwil Kemenag Sulsel, Sebastianus Rante, mengatakan kebersihan rumah ibadah merupakan tanggung jawab bersama dan bagian dari pengamalan nilai-nilai keagamaan. “Rumah ibadah bukan hanya tempat untuk beribadah, tetapi juga ruang bersama yang harus dijaga kebersihan, kenyamanan, dan keindahannya,” bebet Sebastianus.

Momentum gerakan bersih-bersih yang dilakukan secara serentak, lanjut Sebastianus, menjadi kesempatan untuk memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat. “Kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap kebersihan rumah ibadah dapat menjadi gerakan bersama, tanpa melihat perbedaan agama dan tempat ibadah,” katanya.

Sebastianus berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada momentum tertentu, tetapi dapat menjadi budaya yang terus dirawat oleh seluruh elemen masyarakat. “Semoga gerakan ini menjadi kebiasaan bersama. Rumah ibadah yang bersih dan nyaman akan mendukung umat dalam menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk,” tuturnya.

Gerakan bersih-bersih tersebut sekaligus memperkuat sinergi Bimas Katolik dengan pengawas, guru, dan penyuluh agama Katolik di Kota Makassar dalam menghadirkan praktik kehidupan beragama yang rukun, peduli, dan berdampak bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....