Kemenag Sulsel Bersama Umat Buddha Gelar Hening Nusantara di Vihara Sasanadipa
- 21 Mei 2026 00:00 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan melalui Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha bersama umat Buddha Kota Makassar melaksanakan kegiatan Hening Nusantara dalam rangkaian peringatan Hari Tri Suci Waisak 2570 BE Tahun 2026, Rabu 20 Mei 2026. Kegiatan dipusatkan di Vihara Sasanadipa dan berlangsung secara khidmat serta penuh suasana damai.
Hening Nusantara merupakan salah satu program nasional Vesakha Sananda 2570 BE yang diinisiasi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama RI dan dilaksanakan serentak di 34 provinsi secara hybrid, baik luring maupun daring, dengan pusat kegiatan nasional di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta.
Pelaksanaan di Sulawesi Selatan dimotori oleh Pembimas Buddha Sulsel dan diikuti oleh umat Buddha yang berasal dari WALUBI, PERMABUDHI, PERGABI, berbagai majelis, serta umat vihara di Kota Makassar. Sebanyak 75 peserta mengikuti kegiatan dengan penuh sukacita dan semangat kebersamaan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti prosesi hening dan meditasi bersama selama 30 menit sebagai bentuk refleksi diri, pengendalian batin, serta menumbuhkan energi cinta kasih dan kedamaian bagi seluruh makhluk.
Pembimas Buddha Sulsel, Sumarjo, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan Hening Nusantara di Sulawesi Selatan.
“Kami mengucapkan terima kasih dan ber-Mudhita Cita karena kegiatan Hening Nusantara di Sulawesi Selatan dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pengurus Vihara Sasanadipa beserta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, Hening Nusantara bukan sekadar kegiatan seremonial peringatan Waisak, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai spiritual, menenangkan batin, serta menumbuhkan sikap toleransi dan moderasi beragama di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.
Sementara itu, secara nasional Direktur Jenderal Bimas Buddha Kementerian Agama RI, Supriyadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Hening Nusantara merupakan ajakan kepada seluruh umat Buddha Indonesia untuk menjaga batin dan mengendalikan nafsu keinginan yang dapat merusak kehidupan.
Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, juga memberikan apresiasi kepada Ditjen Bimas Buddha dan umat Buddha seluruh Indonesia atas pelaksanaan Hening Nusantara secara serentak sebagai bagian dari rangkaian Vesakha Sananda 2570 BE.
Menurut Menteri Agama, hening memiliki makna mendalam karena tidak hanya menata pikiran, tetapi juga menumbuhkan cinta kasih, kepedulian sosial, serta memperkuat nilai toleransi dan moderasi beragama.
Kegiatan Hening Nusantara di Sulawesi Selatan berlangsung dengan tertib dan lancar hingga selesai. Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan dapat terus memperkuat harmoni kehidupan umat beragama serta menghadirkan kedamaian di tengah masyarakat
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....