Ali Yafid Ajak Pegawai Kemenag Sulsel Bangun Suasana Kemerdekaan Meriah

  • 03 Agt 2026 19:18 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar -Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan mulai mengajak seluruh satuan kerja menghadirkan suasana kemerdekaan di setiap lingkungan kantor. Ajakan tersebut disampaikan Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, H. Ali Yafid, saat memimpin rapat koordinasi secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin 3 Agustus 2026.

Rapat yang didampingi para kepala bidang itu diikuti seluruh jajaran Kantor Kemenag kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Salah satunya Kementerian Agama Kabupaten Barru yang dipimpin Kakan Kemenag Barru H. Irman bersama jajaran sebagai bagian dari penguatan koordinasi menjelang peringatan 17 Agustus.

Dalam arahannya, H. Ali Yafid meminta seluruh kantor mulai menghadirkan suasana kemerdekaan melalui dekorasi bernuansa merah putih sebagai simbol semangat nasionalisme. "Mulai hari ini semua lembaga bernuansa merah putih. Tolong ramaikan. Gambarkan kegembiraan kita menyambut 17-an. Semua kantor bergerak," ujar Ali Yafid.

Ia juga membuka ruang bagi setiap satuan kerja yang ingin berinisiatif menggelar berbagai kegiatan untuk memeriahkan HUT RI. Menurutnya, perlombaan sederhana maupun aktivitas kebersamaan dapat menjadi cara efektif membangun kekompakan sekaligus menghadirkan suasana kemerdekaan yang positif di lingkungan kerja.

Meski demikian, Ali Yafid mengingatkan agar atribut yang dipasang tetap dalam kondisi baik dan layak digunakan sebagai bentuk penghormatan terhadap simbol negara. "Kita masih menunggu edaran resminya dari Sekjen. Tapi bagi yang mau berinisiatif berkegiatan, silakan," katanya.

Selain membahas persiapan menyambut HUT RI, rapat tersebut juga menjadi ajang evaluasi berbagai program dan capaian organisasi. Ali Yafid memberikan apresiasi atas kinerja publikasi Kanwil Kemenag Sulsel yang dinilai terus menunjukkan perkembangan positif, termasuk keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak 10 kali yang diharapkan berdampak pada peningkatan kesejahteraan ASN.

Pada kesempatan yang sama, ia mengenang pelaksanaan Zikir dan Doa Kebangsaan yang menurutnya menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan bangsa. Ali Yafid juga mengingatkan seluruh operator agar memastikan penyelesaian SAKIP, Zona Integritas, laporan capaian kinerja, dan administrasi keuangan berjalan tepat waktu. "Kita tidak mau ada laporan aplikasi dan keuangan di wilayah kita yang merah. Tolong dikawal dan diselesaikan," tegasnya.

Menutup arahannya, Ali Yafid meminta seluruh jajaran terus menjaga budaya saling mendukung dalam menjalankan program prioritas, termasuk optimalisasi PTSP Online, pelaksanaan Asta Protas, serta penguatan keterbukaan informasi publik melalui kerja sama dengan Komisi Informasi Publik. "Kita saling bantu, saling mengisi. Kalau ada kekurangan yang perlu diperbaiki, sampaikan. Kekurangan kita isi, kelebihan kita apresiasi," pungkasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....