Kakanwil Kemenag Sulsel Ajak Jajaran Perkuat Kinerja dan Layanan Berdampak
- 04 Agt 2026 18:41 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, mengajak seluruh jajaran memperkuat kinerja organisasi, meningkatkan kolaborasi, dan menghadirkan layanan publik yang semakin berdampak bagi masyarakat. Ajakan itu disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Evaluasi dan Program Kerja yang digelar secara hybrid.
Rakor diikuti Kepala Bagian Tata Usaha, para Kepala Bidang, Pembimbing Masyarakat, Ketua Tim Kerja, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota, Kepala Madrasah Negeri, Kepala KUA, serta pejabat pengawas se-Sulawesi Selatan.
Mengawali arahannya, Ali Yafid mengapresiasi dedikasi seluruh jajaran yang terus menjaga capaian kinerja Kementerian Agama Sulawesi Selatan. Salah satu capaian tersebut adalah keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk kesepuluh kalinya. "Prestasi ini patut kita syukuri. Namun jangan cepat berpuas diri," kata Ali Yafid dalam keterangan tertulisnya, Selasa 4 Agutus 2026.
Menurutnya, setiap capaian harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. "Kinerja yang baik harus benar-benar memberi dampak dan manfaat bagi masyarakat," lanjutnya.
Selain mengevaluasi capaian kinerja, rakor juga membahas persiapan menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kakanwil menginstruksikan seluruh Kantor Kemenag, madrasah, pondok pesantren, dan KUA memasang dekorasi bernuansa merah putih serta mengganti bendera dan umbul-umbul yang sudah tidak layak.
Ia juga meminta setiap satuan kerja menggelar kegiatan sederhana yang mampu mempererat kebersamaan, seperti olahraga maupun perlombaan, tanpa membebani pegawai dengan pungutan biaya. "Mari semarakkan HUT Kemerdekaan dengan menghadirkan suasana merah putih di seluruh satuan kerja. Jadikan momen ini untuk memperkuat nasionalisme dan semangat melayani," ujarnya.
Dalam evaluasi, Ali Yafid juga menyoroti masih adanya satuan kerja yang belum menuntaskan dokumen perencanaan, laporan kinerja, dan pelaporan Capaian Kinerja (Capkin). Ia meminta seluruh jajaran segera melakukan pembenahan melalui koordinasi yang lebih baik. "Jangan ada lagi keterlambatan. Bangun koordinasi yang kuat dan selesaikan setiap persoalan dengan semangat superteam," tegasnya.
Ia menambahkan, budaya kerja Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge harus terus dihidupkan sebagai fondasi membangun organisasi yang solid dan profesional. Rakor juga diisi dengan pemaparan program kerja dari masing-masing bidang. Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren melaporkan pembentukan Satgas Ramah Anak, pelaksanaan Program Pesantren Sehat dan Ekopesantren, serta persiapan Perkemahan Pramuka Santri.
Bidang Urusan Agama Islam memastikan stok buku nikah aman hingga Oktober 2026. Sementara Bidang Pendidikan Madrasah menyampaikan implementasi EMIS GTK, sosialisasi regulasi beban kerja guru, dan pelaksanaan Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang.
Bidang Pendidikan Agama Islam melaporkan pembayaran Tunjangan Profesi Guru PAI telah tuntas 100 persen di Sulawesi Selatan. Adapun Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat, dan Wakaf memaparkan kesiapan Sulawesi Selatan menjadi tuan rumah MTQ Korpri Tingkat Nasional serta persiapan menghadapi MTQ Nasional XXXI di Semarang.
Sementara itu, Tim Humas, Data dan Informasi (HDI) melaporkan perkembangan Gerakan KLIK media sosial. Dalam sepekan, gerakan tersebut berhasil meningkatkan jumlah pengikut secara signifikan di seluruh platform media sosial resmi Kemenag Sulsel. Menutup rakor, Ali Yafid meminta seluruh hasil evaluasi segera ditindaklanjuti. Ia berharap seluruh satuan kerja terus memperkuat sinergi, meningkatkan akuntabilitas, dan menghadirkan layanan publik yang semakin berkualitas bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....