Sidrap Perkuat Industri Kopi Berbasis Teknologi

  • 04 Sep 2026 12:26 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Sidrap - Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus mendorong pengembangan komoditas kopi lokal agar memiliki nilai tambah dan daya saing lebih tinggi. Upaya tersebut dilakukan melalui sinergi dengan Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim (BBSPJIHPMM), yang merupakan unit kerja di bawah Kementerian Perindustrian.

Penguatan kerja sama itu dibahas dalam pertemuan Ketua Tim Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi, Konsultasi, dan Pendampingan Teknis BBSPJIHPMM, Dr. Asma Assa, bersama tim dengan Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif di Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Jumat, 4 September 2026.

Pertemuan tersebut membahas pengembangan industri berbasis komoditas unggulan daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas serta daya saing produk kopi asal Sidrap.

Melalui kolaborasi dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Sidrap, BBSPJIHPMM akan memberikan pembinaan, peningkatan kompetensi, hingga pendampingan penerapan teknologi industri kepada para pelaku usaha lokal.

Salah satu program yang disiapkan yakni peningkatan kompetensi pengolah kopi melalui penerapan teknologi pascapanen. Program ini akan melibatkan produsen kopi lokal di Desa Leppangeng, Kecamatan Pitu Riase.

Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif menyambut positif kerja sama tersebut. Menurutnya, peningkatan kualitas pengolahan menjadi bagian penting dalam mendorong komoditas kopi agar mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

“Kopi merupakan salah satu komoditas andalan di daerah kita. Karena itu, kualitasnya harus terus ditingkatkan, mulai dari proses pascapanen hingga menjadi produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi,” ujarnya.

Syaharuddin mengatakan, dukungan teknologi dan pendampingan dari Kementerian Perindustrian menjadi peluang bagi pelaku usaha untuk meningkatkan mutu kopi sekaligus membuka akses pemasaran yang lebih luas.

“Potensi kita ada. Tinggal bagaimana kita tingkatkan kualitas, kemasan, dan pemasarannya. Pemerintah daerah akan terus mendukung agar produk unggulan Sidrap tidak hanya dikenal di daerah, tetapi juga mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” tambahnya.

Pemkab Sidrap berharap kolaborasi tersebut dapat memperkuat industri pengolahan kopi, meningkatkan kapasitas pelaku usaha, sekaligus memberikan dampak positif terhadap pendapatan petani dan produsen kopi.

Khususnya di Kecamatan Pitu Riase, pengembangan teknologi pascapanen diharapkan mampu mendorong kopi lokal tidak hanya unggul dari sisi produksi, tetapi juga memiliki kualitas dan nilai jual yang semakin kompetitif.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sidrap Patahangi Nurdin, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Sidrap Fajri Salman, serta Camat Pitu Riase Andi Mukti Ali.(**)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....