Fashion Wastra Glamour, Tradisi Bertemu Gaya Modern

  • 09 Agt 2026 19:41 WIB
  •  Makassar

RRI. CO. ID, SIDRAP - Acara Fashion Wastra Glamour yang digelar di kawasan Monumen Ganggawa atau Mogan, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap, Sabtu malam (8/8/2026), sukses memadukan kekayaan nilai tradisi dengan sentuhan gaya masa kini yang memukau. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Jaringan Media Siber Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sidrap serta dukungan sejumlah mitra dan sponsor.

Sebanyak 23 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan hingga Sulawesi Barat turut meramaikan ajang bergengsi ini. Para peserta tampil percaya diri mengenakan busana berbasis wastra yang dikreasikan secara khusus, menggabungkan unsur adat asli dengan desain modern yang tetap menjaga identitas budaya.

Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif hadir menyempatkan waktu di lokasi acara pada dini hari Ahad (9/8/2026), usai sebelumnya menghadiri Pentas Seni HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Watang Pulu. Turut mendampingi Wakil Bupati Nurkanaah, Ketua TP PKK Haslindah Syaharuddin, Kepala Dispora Muhammad Aries Yasin, serta Kepala Dinas Kominfo Mahluddin.

Perlombaan dibagi menjadi empat kategori, yaitu Cilik A untuk usia 4 hingga 7 tahun, Cilik B bagi usia 8 hingga 12 tahun, serta kategori Remaja dan Dewasa. Busana yang ditampilkan merupakan hasil kreasi kreatif mengubah kostum adat menjadi tampilan yang lebih glamor dan kekinian tanpa menghilangkan makna budaya di dalamnya.

Bupati Syaharuddin bersama Ketua TP PKK menyerahkan piala dan penghargaan kepada para pemenang di masing-masing kategori. Dalam kesempatan itu, Bupati memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat positif dan mendidik.

“Ini kegiatan yang sangat positif. Wastra juga menjadi salah satu program TP PKK Sidrap yang terus kita dorong. Kita ingin anak-anak dan generasi muda mengenal budaya dan adat kita, tetapi juga mampu mengemasnya dengan kreativitas dan inovasi sehingga tetap relevan dengan perkembangan zaman,” ujar Syaharuddin Alrif.

Ia menegaskan upaya pelestarian dan pengembangan wastra sejalan dengan program unggulan yang didorong oleh Ketua TP PKK Sidrap. Menurutnya, wastra memiliki potensi besar bukan hanya sebagai warisan budaya, melainkan juga sebagai karya ekonomi kreatif yang bernilai tinggi.

“Kita ingin wastra ini terus hidup dan berkembang. Jangan hanya kita lihat sebagai pakaian adat, tetapi bagaimana bisa dikembangkan menjadi karya yang menarik, modern, dan tetap memiliki identitas budaya kita,” tambahnya.

Kehadiran peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat juga menjadi sorotan tersendiri. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan berbasis budaya mampu menjadi jembatan mempererat silaturahmi sekaligus wadah bertukar kreativitas antarmasyarakat.

Melalui ajang ini, diharapkan wastra dan busana adat tidak sekadar dipertahankan di lembaran sejarah, melainkan terus dikembangkan dengan sentuhan modern agar semakin dicintai generasi muda dan dikenal luas oleh masyarakat.(**)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....