Peringati Hari Anak Nasional, Sidrap Perkuat Layanan Kesehatan
- 02 Agt 2026 07:53 WIB
- Makassar
RRI. CO. ID, Sidrap - Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, memaparkan berbagai capaian serta target penguatan sektor kesehatan saat menghadiri ramah tamah Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026. Kegiatan digelar Ikatan Dokter Anak Indonesia Cabang Sulawesi Selatan bersama dokter anak Sidrap di Wisma Labugis, Kelurahan Lakessi, Kecamatan Maritengngae, Sabtu malam (1/8/2026).
Hadir dalam acara tersebut Ketua Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Unhas Prof. Dr. dr. Aidah Juliaty A. Baso, serta Ketua IDAI Cabang Sulsel dr. Idham Jaya Ganda. Turut mendampingi Bupati, Asisten Pemerintahan dan Kesra Muhammad Iqbal, Kepala Dinas Sosial Wahidah Alwi, Kepala Dinas Kesehatan Ishak Kenre, serta para direktur rumah sakit.
Dalam sambutannya, Syaharuddin mengapresiasi IDAI Sulsel yang memilih Sidrap sebagai lokasi peringatan Hari Anak Nasional tahun ini. Kegiatan mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan Indonesia." Bupati menegaskan bahwa Pemkab Sidrap terus berkomitmen memperkuat layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat, termasuk pemenuhan kebutuhan tenaga medis spesialis.
"Saya sudah mengajukan penambahan dokter spesialis anak di Sidrap. Kami juga terus mendorong dokter-dokter untuk melanjutkan pendidikan spesialis karena jumlah dokter anak masih sangat kurang," ujar Syaharuddin. Sabtu, 1 Agustus 2026.
Ia menyampaikan bahwa dalam satu tahun masa kepemimpinannya, 14 Program Unggulan telah mulai direalisasikan, dan sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama. Salah satu langkah nyata adalah pemenuhan kepesertaan BPJS Kesehatan bagi masyarakat yang belum terdaftar. Anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp52 miliar.
"Kami ingin masyarakat tidak lagi khawatir berobat. Kesehatan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah," katanya. Kebijakan ini diambil karena sebelumnya banyak warga menunda berobat karena kendala biaya.
Pemkab Sidrap juga giat mempercepat penurunan angka stunting. Melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting, Sidrap meraih penghargaan sebagai daerah dengan kinerja penurunan stunting terbaik.
Syaharuddin juga menargetkan peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit. Saat ini Sidrap memiliki tiga rumah sakit dan 14 puskesmas. Ia menargetkan ketiga rumah sakit tersebut naik status dari tipe C menjadi tipe B selama masa kepemimpinannya. "Rumah sakit membutuhkan penanganan yang serius. Sarana, fasilitas, dan pelayanannya harus terus ditingkatkan," tegasnya.
Bupati pun mengajak seluruh dokter, akademisi, dan tenaga kesehatan untuk bersinergi membangun pelayanan kesehatan yang lebih baik. "Kami berharap para dokter dapat memberikan ilmu, pengalaman, dan dukungan untuk kemajuan pelayanan kesehatan di Sidrap," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua IDAI Cabang Sulsel dr. Idham Jaya Ganda menyambut baik peringatan Hari Anak Nasional yang digelar di Sidrap. Ia mengakui jumlah dokter spesialis anak di daerah ini masih terbatas, namun semangat pelayanan tenaga kesehatan patut diapresiasi.
Idham juga memuji komitmen Pemkab Sidrap yang kini mulai menorehkan prestasi di bidang kesehatan, menyusul kesuksesan di sektor pertanian, terutama penurunan angka stunting yang signifikan. Sinergi antara pemerintah daerah, IDAI, tenaga kesehatan, dan masyarakat diharapkan terus diperkuat demi mewujudkan anak-anak Sidrap yang sehat, terlindungi, dan berkualitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....