TPA Tamangapa Ditata, Sampah Organik Disiapkan Jadi Pakan Sapi

  • 17 Sep 2026 20:56 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Pemerintah Kota Makassar terus melakukan pembenahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala. Kawasan yang selama ini identik dengan timbunan sampah dan praktik open dumping tersebut mulai ditata secara bertahap.

Selain membenahi timbunan sampah dan sistem pengelolaan lingkungan, Pemkot Makassar juga menata keberadaan sapi ternak yang selama ini berkeliaran di sekitar kawasan TPA. Sejumlah sapi mulai dilokalisasi di area penangkaran atau ranch yang disiapkan pemerintah.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi mengatakan, keberadaan ranch tersebut bertujuan agar sapi mendapatkan pakan yang lebih terkontrol dan tidak lagi mengonsumsi sampah campuran di area TPA. "Makanya kita siapkan lokasi seperti kandang. Sampah organiknya hasil pemilahan sampah dari rumah warga dan pasar bisa menjadi pakan sapi," kata Munafri, Kamis 17 September 2026.

Menurut Munafri, penataan sapi menjadi bagian dari pembenahan menyeluruh kawasan TPA Tamangapa. Selain menjaga kebersihan dan ketertiban kawasan, langkah tersebut diharapkan dapat mencegah ternak berkeliaran hingga mengganggu aktivitas masyarakat.

Area ranch juga berpotensi dikembangkan sebagai tempat transaksi ternak. Lokasinya yang berdekatan dengan Rumah Potong Hewan (RPH) dinilai dapat mendukung aktivitas jual beli sapi secara lebih terpusat.

"Di sini TPA dekat rumah potong hewan (RPH). Ini nanti bisa dijadikan ruang transaksi. Kalau mau beli sapi, transaksinya bisa di sini. Tinggal dilihat mana yang cocok," ujarnya.

Munafri meminta kebutuhan pakan sapi dihitung secara cermat oleh pihak terkait, termasuk PD Pasar dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Ketersediaan pakan harus disesuaikan dengan jumlah sapi yang akan ditempatkan di kawasan tersebut.

"Dihitung benar-benar berapa pakan, berapa yang harus disiapkan. Harus memastikan kebutuhan pakannya tercukupi ternak sapi setiap hari," tegasnya.

Selain kandang, area makan sapi juga akan ditata menggunakan permukaan yang mudah dibersihkan. Penataan ini diharapkan memudahkan pengelolaan kebersihan sekaligus menjaga kondisi lingkungan sekitar ranch.

"Kalau kandangnya di sini, kita bisa pastikan kebutuhannya, termasuk pakannya, tercukupi. Nanti beberapa area makannya di-paving, supaya gampang dibersihkan," jelas Munafri.

Pembenahan TPA Tamangapa juga mencakup pengelolaan air lindi dan gas metana. Pemkot Makassar memperkuat pengolahan air lindi melalui pemanfaatan teknologi EcoTru dan penambahan unit pengolahan.

Sejumlah saluran dan alur pengelolaan air lindi turut ditata untuk mencegah luapan yang berpotensi berdampak terhadap permukiman masyarakat. Di area timbunan, pipa juga dipasang untuk mengalirkan dan mengelola gas metana yang dihasilkan dari proses pembusukan sampah.

"Dulu TPA itu identik dengan sampah berserakan. Sekarang sudah ada penataan. Pada saat pembuangan, air lindi harus kita aman," kata Munafri.

Ia menambahkan, pembenahan TPA tidak cukup hanya dilakukan di lokasi pembuangan akhir. Pengurangan volume sampah harus dimulai dari sumbernya, terutama melalui pemilahan sampah dari rumah tangga.

Munafri mengajak masyarakat memisahkan sampah organik dan anorganik sejak dari rumah. Dengan demikian, sampah yang masuk ke TPA dapat ditekan sehingga beban pengelolaan semakin ringan.

"Semakin sedikit sampah yang masuk ke TPA, semakin ringan pula beban sehingga kondisi TPA terlihat tertata," tutup Munafri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....