Pemerintah Dorong Pemilahan Sampah Dimulai Dari Rumah

  • 03 Sep 2026 12:15 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong masyarakat memperkuat kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi jumlah sampah yang masuk ke tempat pemrosesan akhir.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan, Erwin Werianto dalam perbincangan bersama RRI Lewat Dialog Interaktif Makassar Menyapa Pagi, Kamis, 3 September 2026 mengatakan persoalan sampah membutuhkan penanganan serius dari seluruh pihak. Menurutnya, jumlah sampah terus bertambah setiap hari.

“Sampah ini kita harus bisa mengurai dari bawah, mengurai dari sumbernya, yaitu melakukan pemilahan,” kata Erwin dalam dialog bersama Pro 1 RRI Makassar. Ia menilai edukasi kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam pengelolaan sampah.

Erwin mengatakan masyarakat perlu memahami perbedaan sampah organik, anorganik, dan bahan berbahaya dan beracun atau B3. Pemahaman tersebut diperlukan agar pemilahan dapat dilakukan sejak awal.

Host : Arty Alfiart (Sunarti Tasik Malillin) bersama Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan, Erwin Werianto dalam perbincangan bersama RRI Lewat Dialog Interaktif Makassar Menyapa Pagi, Kamis, 3 September 2026

Menurut Erwin, pemerintah juga perlu mengoptimalkan keberadaan bank sampah unit, bank sampah induk, dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle atau TPS 3R. Fasilitas tersebut dapat membantu mengurangi timbulan sampah sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Ia menegaskan pemerintah tidak dapat menyelesaikan persoalan sampah tanpa keterlibatan masyarakat. “Keterlibatan masyarakat di dalam pengelolaan sampah ini sangat-sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Erwin juga menyebut pengurangan sampah yang masuk ke TPA membutuhkan perubahan cara pandang masyarakat. Ia mendorong agar TPA dipahami sebagai tempat pemrosesan akhir, bukan sekadar tempat pembuangan sampah.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga mendorong kolaborasi pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam pengelolaan sampah. Erwin mengingatkan masyarakat tidak membakar sampah, terutama saat musim kering karena dapat meningkatkan potensi kebakaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....