Pertamina Luncurkan Bright Gas untuk Petani di Gowa
- 12 Agt 2026 19:59 WIB
- Makassar
RRI. CO. ID, GOWA - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi meluncurkan program Bright Gas untuk Petani di Kabupaten Gowa, Rabu (12/8/2026). Program ini menghadirkan alternatif energi bagi petani yang menggunakan mesin pompa air untuk mendukung pengairan sawah di tengah musim kemarau.
Peluncuran program dihadiri Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa Zubair Usman, Sales Branch Manager Sulselbar VI Gas Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Wahyu Purwatmo, Sekretaris DPD Hiswana Migas Sulawesi Rudi Sampara, serta kelompok tani dari Dusun Bilonga, Bontonompo.
Melalui program tersebut, Pertamina menyediakan LPG Non-Subsidi sebagai sumber energi untuk mengoperasikan mesin pompa air irigasi. Petani juga mendapatkan akses harga khusus sehingga Bright Gas dapat menjadi pilihan energi yang lebih terjangkau.
| Baca juga: BrightGas Hadir di Car Free Day Makassar |
Pada tahap awal, Bright Gas 5,5 kilogram ditawarkan dengan skema harga khusus. Sebanyak 100 refill pertama dibanderol Rp60.000 per tabung, 100 refill berikutnya Rp80.000, dan 100 refill selanjutnya Rp90.000 dari harga normal Rp110.000 per refill.
Pertamina juga menghadirkan program Trade In Gratis. Petani dapat menukarkan dua tabung LPG 3 kilogram dengan satu tabung Bright Gas 5,5 kilogram dan hanya membayar biaya isi ulang Bright Gas.
Program tersebut dirancang untuk mendukung kebutuhan energi sektor pertanian sekaligus mendorong penggunaan LPG sesuai peruntukannya. Petani yang tidak termasuk kategori penerima LPG 3 kilogram dapat menggunakan LPG Non-Subsidi untuk menunjang kegiatan usaha.
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa Zubair Usman menyambut baik program tersebut. Menurutnya, dukungan energi menjadi salah satu faktor penting bagi keberlangsungan aktivitas pertanian, terutama saat petani menghadapi keterbatasan air akibat musim kemarau.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pertamina yang telah memberikan dukungan serta memfasilitasi Bright Gas sebagai alternatif energi bagi mesin pompa air petani,” ujar Zubair.
Ia mengatakan program tersebut sangat membantu petani yang membutuhkan pompa untuk menjaga pengairan sawah. Zubair berharap program Bright Gas untuk Petani dapat terus dikembangkan dan menjangkau lebih banyak kelompok tani di Kabupaten Gowa.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Lilik Hardiyanto mengatakan, program tersebut merupakan bentuk kolaborasi untuk menghadirkan solusi energi yang sesuai dengan kebutuhan sektor pertanian.
“Kami ingin memastikan petani memiliki akses terhadap pilihan energi yang dapat menunjang kegiatan pengairan persawahan. Melalui Bright Gas untuk Petani, kami memberikan kemudahan akses LPG Non-Subsidi sekaligus mendorong penggunaan LPG 3 kg agar semakin tepat sasaran,” kata Lilik.
Pertamina juga secara bertahap membangun jaringan outlet Bright Gas di wilayah yang memiliki aktivitas pertanian. Penguatan jaringan tersebut diharapkan memudahkan petani memperoleh LPG Non-Subsidi, khususnya saat kebutuhan energi meningkat pada musim tanam.
Program Bright Gas untuk Petani selanjutnya akan diperluas ke kelompok tani lainnya di Kabupaten Gowa. Pertamina bersama pemerintah daerah akan melakukan koordinasi secara berkelanjutan untuk memperluas akses sekaligus mendorong peralihan penggunaan energi pada mesin pompa air dari LPG 3 kilogram menuju LPG Non-Subsidi.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus mengevaluasi pelaksanaan program bersama pemerintah daerah dan mitra penyalur. Program tersebut diharapkan dapat mendukung produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan melalui ketersediaan energi yang memadai.
Masyarakat yang membutuhkan informasi terkait produk dan layanan Pertamina atau menemukan kendala maupun indikasi pelanggaran dalam penyaluran LPG dapat menghubungi Pertamina Customer Solution (PCS) 135.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....