Pelatihan Terkait Manajemen Gizi dan Pengolahan Makanan Sehat Dukung Program MBG
- 26 Mar 2026 04:54 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID,Makassar: Untuk mendukung kesuksesan program Makan Bergizi Gratis MBG, TNI AD telah mengirimkan Tim Khusus termasuk personel tenaga medis dan kesehatan untuk pelatihan terkait manajemen gizi dan pengolahan makanan sehat, termasuk studi banding ke luar negeri. Demikian disampaikan Mayor Inf Abdi Hermianto selaku Pabanda Puanter Sterdam XIV/Hasanuddin saat berbincang bersama RRI Lewat Siaran TNI/POLRI, Rabu, 25 Maret 2026.
“TNI AD telah mengirimkan Tim Khusus untuk pelatihan terkait manajemen gizi dan pengolahan makanan sehat, termasuk studi banding ke luar negeri untuk mendukung kesuksesan program MBG DAN Dalam tugas belajar serta pelatihan Kodam XIV/Hsn mengirimkan salah satu personel yakni saya selaku Pabanda Puanter sebagai perwakilan dalam rangka Pelatihan Manajemen Makanan Institusional di Army CSSCOM Singapura,” katanya kepada RRI.
Dikatakan, Pada saat ada penunjukan dari TNI AD tentang pengiriman personel ke Singapura ada beberapa persiapan yang disiapkan guna mendukung tugas Belajar/Pelatihan. Peserta Pelatihan Manajemen Makanan Institusional di Army CSSCOM Singapura untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis MBG) diwajibkan membawa Sprin PDW, Paspor Dinas, Pakaian PDL TNI, PDH dan Baret, Kaos Olahraga TNI AD dan Celana Training Panjang (Hijau), Laptop, Alat Tulis, dan Perlengkapan perorangan lainnya.
Pengiriman personel dengan total yang dikirimkan sejumlah 34 personel diantaranya 26 personel TNI AD, 3 pendamping militer, 4 personel Persit Kartika Chandra Kirana dan 1 Peninjau (Kolonel Inf Septa Viandi Dwi Putra, S.IP.,M.Han.). Beberapa personel yang dikirimkan itu memiliki Kapabel ahli gizi dan tenaga medis/kesehatan.
Adapun materi-materi Pembelajaran/Pelatihan :
1. Sistem Rantai Pasok Pangan
2. Konsep Manajemen Ransum SAF
3. Konsep dan Model Pengoperasian Dapur
4. Teknologi Pangan
5. Perencanaan Menu
6. Materi tentang Gizi untuk Semua Usia
7. Sistem Manajemen Keamanan Pangan
8. Pemeriksaan penyakit saluran Pencernaan
9. Temuan Umum dari Inspeksi Dapur
Lebih lanjut dikatakan, Saat Belajar/Pelatihan Teori, itu dipandu langsung oleh Instruktur CSSCOM dan SATS. Menggarisbawahi mengenai Konsep Manajemen Ransum, Singapura menggunakan teknologi modern dan canggih dengan alat-alat dapur serba otomatis.
Adapun Kontrol Suhu dan Kontrol Waktu untuk Keamanan Ransum
KONTROL SUHU (THERMOMETER PROBE) :
1. Suhu Inti Makanan Matang (> 75oC)
2. Penyimpanan Makanan Matang (> 70oC)
3. Penyimpanan Dingin (-18oC, 0 to 3oC, 5 to 8oC) (Bakteri tidak tumbuh)
4. Zona bahaya suhu = 5° C dan 60°C (Bakteri tumbuh cepat)
KONTROL WAKTU :
1. Label pada Kotak dan Kantong Makanan
2. Wajib dikonsumsi dalam 4 Jam (setelah meninggalkan sumber panas)
Mayor Inf Abdi Hermianto selaku Pabanda Puanter Sterdam XIV/Hasanuddin saat berbincang bersama RRI Lewat Siaran TNI/POLRI, Rabu, 25 Maret 2026 mengatakan Kodam XIV/Hsn memiliki Peran Strategis dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna mendukung Pemerintah dan Daerah adalah :
• Kodam XIV/Hsn bersama jajaran menggelar pembagian makan siang bergizi gratis secara serentak dan berkelanjutan bagi siswa sekolah.
• Pangdam XIV/Hasanuddin memastikan dapur sehat/Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Sulawesi Selatan, termasuk Sulawesi Tenggara, beroperasi sesuai standar keamanan pangan dan gizi untuk memastikan kualitas makanan.
• Kodam XIV/Hsn memperkuat sinergi dengan berbagai pihak yaitu Kolaborasi Stakeholder, termasuk GAPEMBI (Gabungan Pengusaha Makan Bergizi) untuk memastikan kelancaran program MBG dan meningkatkan pemberdayaan UMKM lokal.
• Kodam XIV/Hsn saat ini selain pembangunan juga menyiapkan lahan SPPG sesuai yang diinstrusikan melalui Bapak Kasad dengan menurunkan ST untuk menyiapkan lahan SPPG Aglomerasi dan lahan SPPG Terpencil guna mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
• Program ini difokuskan sebagai langkah preventif stunting dan pemenuhan gizi anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui, sejalan dengan Program Nasional dengan bentuk nyata dukungan TNI AD terhadap program prioritas pemerintah untuk mencerdaskan dan menyehatkan generasi bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Page break
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....