Kenapa Orang Cenderung Menghindar Saat Ada Masalah?
- 04 Jun 2024 08:00 WIB
- Cirebon
KBRN,Cirebon: Adakah diantara kita yang ketika ada masalah, bukannya diobrolin malah pergi begitu saja? Ada yang tiba-tiba malah liburan, memutus komunikasi, hingga melakukan tindakan lain sebagai bentuk menghindar. Bikin penasaran, kenapa orang menghindar saat ada masalah?
Kebiasaan lari dari masalah ini bisa berkaitan dengan coping mechanism alias keterampilan seseorang dalam menghadapi stres dan emosi negatif. Hal ini bukan pertanda baik, lho! Kenapa orang menghindar saat ada masalah?
Ilustrasi menghindar perlu digarisbawahi, tidak semua orang bertindak demikian. Namun, bagi individu yang memiliki coping mechanism tipe avoidant, tindakan tersebut bisa jadi lebih sering dilakukan, baik disadari maupun tidak. Avoidance coping adalah bentuk coping alias keterampilan mengelola emosi yang maladaptif.
Seseorang yang memiliki jenis coping ini cenderung menghindari memikirkan, merasakan, atau melakukan hal-hal yang dianggap sulit. Secara langsung, seseorang dengan tipe coping ini berusaha menghindari pemicu stres alih-alih menghadapinya. Termasuk juga lari dari masalah dengan harapan problem akan selesai sendiri.
Dilansir dari IDNTimes.com,Ada beberapa alasan yang mendasari kenapa orang menghindar saat menghadapi masalah, khususnya kalau berkaitan dengan avoidant coping mechanism. Merasa kewalahan (overwhelmed) dan tidak tahu tindakan apa yang harus diambil guna menghadapi masalah tingkat resiliensi, kemampuan mengelola naik turunnya kehidupan yang rendah.
Kurang percaya diri dengan penyelesaian masalah yang diambil tingkat kesabaran rendah dalam memecahkan masalah Kurang keterampilan dalam mengatasi sebuah masalah. Munculnya kemampuan menghindari masalah ini pun bisa dipicu oleh beberapa hal. Termasuk pengalaman saat masa kecil, trauma, dan genetik.
Masalah kesehatan mental seperti anxiety, depresi, dan PTSD pun dapat berkontribusi pada tindakan penghindaran tersebut.Pada kenyataannya, upaya menghindar ini tidak akan menemukan penyelesaian.
Justru masalah akan makin menumpuk ketika terus-menerus dihindari. Jenis coping ini bisa menimbulkan efek samping serius pada kehidupan seseorang, termasuk lari ke hal-hal negatif.
Pada dasarnya, coping mechanism merupakan kemampuan yang dipelajari baik secara sadar maupun tidak. Tipe coping yang tidak sehat ini dihindari selama anda aware dan mau melepaskannya. Pelan-pelan mulai dengan menerima bahwa kamu merupakan tipe avoidance coping. Setelahnya, identifikasi apa itu avoidance coping dan mengapa hal tersebut menjadi bagian dari tindakanmu saat menghadapi masalah.
Tanpa disadari, mekanisme menghadapi masalah bisa ditunjukan tubuh dan pikiran secara otomatis. Luangkan waktu sejenak untuk memikirkan kondisimu. Ketika Anda mendapati diri sendiri mulai melakukannya, coba catat dan hentikan perlahan. Ambil langkah kecil dan latih diri menghadapi masalah Lain kali ketika menghadapi masalah, coba jangan buru-buru menghindar.
Berhenti sejenak dan coba identifikasi pilihan lain selain menghindar. Daripada memendam rasa cemas, tidak ada salahnya untuk mulai menyuarakan apa yang dirasakan. Tindakan lari dari masalah boleh jadi muncul ketika kamu terbiasa memendam stres. Oleh karenanya, disarankan untuk mencoba berbagai teknik mengelola emosional ketika mengalaminya.
Teknik ini bisa membantu membuatmu lebih berdaya dan meningkatkan kepercayaan diri ketika menangani sebuah konflik. Avoidance coping mungkin jadi alasan kuat kenapa orang menghindar saat ada masalah. Jika mengalaminya, tidak ada salahnya untuk meminta bantuan pada professional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....