Jasa Tarot Reader Bukan Sekadar Ramalan Melainkan Menghasilkan
- 02 Jan 2026 05:41 WIB
- Cirebon
KBRN, Cirebon: Tren penggunaan jasa tarot melonjak drastis seiring dengan meningkatnya kesadaran akan kesehatan mental. Bagi banyak orang, terutama Gen Z dan Milenial, sesi pembacaan tarot bukan lagi soal mencari tahu kapan akan menikah, melainkan menjadi sarana untuk refleksi diri, mencari perspektif baru dalam karier, hingga navigasi emosi dalam hubungan asmara.
Para praktisi tarot modern sering menyebut diri mereka sebagai intuitive consultant atau spiritual coach. Mereka membantu klien menguraikan benang kusut di pikiran melalui simbol-simbol dalam 78 kartu tarot.
Seberapa menguntungkan profesi ini? Berdasarkan tren pasar di tahun 2025-2026, penghasilan seorang tarot reader sangat bergantung pada jam terbang dan cara mereka membangun branding.
• Tarif Per Sesi: Untuk pemula, tarif biasanya dimulai dari Rp50.000 hingga Rp150.000 per pertanyaan atau per sesi singkat (15-20 menit). Sementara itu, pembaca tarot profesional atau yang sudah punya nama besar di media sosial bisa mematok harga Rp300.000 hingga Rp1.000.000 per jam.
• Event & Corporate: Di Jakarta dan kota besar lainnya, pembaca tarot sering diundang ke acara brand activation, peluncuran produk, atau pesta pernikahan. Honor untuk sekali event (durasi 3-4 jam) bisa mencapai Rp2.000.000 hingga Rp5.000.000.
• Penghasilan Bulanan: Tidak jarang pembaca tarot yang aktif secara online di TikTok atau Instagram bisa meraup omzet belasan juta rupiah per bulan hanya dari jasa pembacaan privat dan konten berbayar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....