Law of Attraction, Dimana Pikiran Bisa Jadi Nyata
- 12 Feb 2025 13:58 WIB
- Cirebon
KBRN, Cirebon: Anda pernah mikirin sesuatu, baik hal positif atau negatif? Pernah ngerasa apa yang anda pikirkan itu beneran kejadian? kalau anda fokus sama hal baik, biasanya hasilnya juga baik, begitu juga sebaliknya kalau anda fokus sama hal buruk, terkadang hasilnya juga buruk. Nah itu yang disebut dengan law of attraction dimana pikiran kita bisa menarik kejadian sesuai energi yang kita pancarkan. Untuk mengetahui lebih dalam, yuk kita ulik bersama apa itu Law of attraction
Law of Attraction atau Hukum Tarik-Menarik adalah sebuah kepercayaan bahwa pikiran, perasaan, dan tindakan kita dapat menarik energi yang serupa, baik positif maupun negatif, ke dalam hidup kita. Sederhananya, dengan berfokus pada pikiran dan emosi positif, kita dapat menarik pengalaman positif, sementara terus-menerus memikirkan hal negatif dapat menyebabkan hasil yang negatif pula. Sementara itu Law of atrractionof Attraction dikutip dari laman gramedia.com, merupakan sebuah konsep hukum tarik-menarik dimana sesuatu yang kita harapkan dapat menjadi kenyataan, artinya selama anda fokus sama apa yang anda harapkan maka anda akan mendapatkan hasilnya.
Secara prinsipnya Law of attraction memiliki 3 hal. yakni:
• Like attracts like, merupakan prinsip utama dalam law of attraction yang memiliki arti suatu hal akan menarik hal yang serupa. Contohnya seperti ketika anda menginginkan hal baik datang ke kehidupan anda, dengan anda selalu memberikan energi positif maka anda akan mendapatkan hal baik, begitu juga sebaliknya.
• Nature abhors a vacuum, alam semesta tidak menyukai kekosongan dalam hal ini semesta tidak memiliki ruang hampa sama seperti pikiran kita, karena law of attraction berhubungan dengan adanya tarik menarik antara pikiran kita dengan alam semesta sehingga kita harus memikirkan hal-hal positif agar terhindar dari hal negatif.
• The present is always perfect, hiduplah di hari ini, berikan fokus energi anda untuk menjalani hari ini karena, anda tidak perlu untuk menghabiskan energi anda untuk memikirkan hal-hal diluar kendali anda, seperti di hari kemarin yang sudah terjadi atau hari esok yang belum terjadi.
Sedangkan konsep utama dari Law of Attraction, meliputi:
• Pikiran sebagai Magnet: Hukum tarik-menarik menyatakan bahwa pikiran kita memiliki frekuensi getaran, dan seperti magnet, mereka menarik frekuensi yang serupa. Pikiran positif menarik hasil positif, sementara pikiran negatif menarik hasil negatif.
• Perasaan sebagai Penguat: Emosi kita diyakini dapat memperkuat kekuatan pikiran kita. Ketika kita menggabungkan pikiran positif dengan perasaan positif seperti sukacita, syukur, atau cinta, kita memperkuat tarikan pengalaman positif. Sebaliknya, emosi negatif seperti ketakutan, kemarahan, atau kebencian dapat menarik hasil negatif.
• Tindakan sebagai Penyelaras: Meskipun pikiran dan perasaan penting, Hukum Tarik-Menarik juga menekankan pentingnya menyelaraskan tindakan kita dengan keinginan kita. Ini berarti mengambil langkah-langkah menuju tujuan kita dan bertindak seolah-olah kita telah mencapainya.
• Alam Semesta sebagai Penanggap: Hukum Tarik-Menarik berpendapat bahwa alam semesta adalah kekuatan netral yang menanggapi pikiran dan perasaan dominan kita. Alam semesta tidak menilai apakah keinginan kita baik atau buruk; ia hanya mencerminkan kembali energi yang kita pancarkan.
Meski demikian Hukum tarik-menarik atau Law of Attraction telah menuai kritik karena kurangnya bukti ilmiah dan karena berpotensi menyalahkan korban. Namun beberapa ahli berpendapat bahwa hukum ini terlalu menyederhanakan masalah kompleks dan dapat menyebabkan ekspektasi yang tidak realistis atau kekecewaan ketika hasil yang diinginkan tidak terwujud. Dan bila Anda memilih untuk melakukannya, maka untuk mewujudkan law of attraction dihidup anda, berikut cara untuk menerapkannya:
• Fokus pada tujuan, sebelum itu anda perlu membuat tujuan yang ingin dicapai, setelahnya anda perlu fokus untuk mengejar tujuan anda, jangan anda fokus pada hal-hal yang tidak anda inginkan, hal tersebut dapat menghambat untuk mencapai tujuan anda serta tentukan keinginan Anda dengan jelas dan spesifik. Apa yang ingin Anda tarik ke dalam hidup Anda
• Visualisasi: Bayangkan dan rasakan seolah-olah Anda telah mencapai keinginan Anda. Libatkan indra dan emosi Anda dalam proses visualisasi.
• Rasa Syukur: Ungkapkan rasa syukur atas hal-hal baik dalam hidup Anda, baik besar maupun kecil. Ini membantu menumbuhkan pola pikir positif.
• Afirmasi: Gunakan pernyataan positif untuk memperkuat keinginan dan keyakinan Anda. Ulangi secara teratur dengan keyakinan. ingat law of attraction adalah hukum tarik-menarik sehingga anda perlu berfikir postif agar mendapat hasil yang positif juga.
• Tindakan: Ambil tindakan nyata, setelah cara diatas anda lakukan, anda perlu memberikan tindakan nyata untuk mewujudkannya, karena jika anda hanya berfikir positif dan memiliki tujuan tanpa adanya aksi, maka hal tersebut kurang optimal untuk diwujudkan.
Catatan penting yang harus dipahami betul adalah bahwa Law of Attraction merupakan sistem kepercayaan, bukan fakta ilmiah yang terbukti. Penting untuk menjaga perspektif yang seimbang dan tidak hanya bergantung padanya untuk mencapai tujuan Anda. Kerja keras, selalu berfikiran positif, ketekunan, dan pendekatan yang realistis masih sangat penting untuk untuk mencapai tujuan dalam hidup anda dengan law of Attraction menuju kesuksesan.
(Sumber : gramedia.com, ViviFadhila_UGJ)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....