FIFA Resmikan Turnamen ASEAN Cup untuk Asia Tenggara
- 28 Okt 2025 10:35 WIB
- Kupang
KBRN, Kupang : Kabar gembira datang untuk penggemar sepak bola di Asia Tenggara! FIFA secara resmi meluncurkan kompetisi baru bernama FIFA ASEAN Cup. Turnamen ini adalah buah dari kerja sama strategis antara FIFA dan ASEAN, yang bertujuan utama untuk mendorong pengembangan sepak bola di kawasan yang dikenal memiliki jutaan basis penggemar fanatik.
Peluncuran ini menjadi langkah signifikan dalam mengangkat potensi sepak bola regional ke tingkat global. Pengumuman bersejarah turnamen ini secara resmi dilakukan di Kuala Lumpur pada Minggu (26/10/2025), bertepatan dengan KTT ASEAN ke-47.
Momen tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama yang telah diperbarui oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino, bersama Sekretaris Jenderal ASEAN, Kao Kim Hourn. Melalui perjanjian ini, FIFA ASEAN Cup akan resmi menjadi panggung yang mempertemukan semua tim nasional dari negara anggota ASEAN.
Format kompetisi regional ini dikabarkan terinspirasi dari kesuksesan Piala Arab FIFA 2021, yang sukses besar dan dipuji secara global. Menurut Presiden FIFA Gianni Infantino, FIFA ASEAN Cup akan menjadi aset berharga bagi kalender sepak bola Asia Tenggara.
Gianni Infantino menjelaskan kompetisi itu diharapkan dapat menyatukan negara-negara di kawasan tersebut dan secara bersamaan meningkatkan standar serta mendukung kemajuan sepak bola tim nasional dan olahraga secara umum. FIFA memastikan bahwa persiapan turnamen baru ini akan melibatkan kerja sama erat dengan berbagai pihak, termasuk Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Asosiasi Sepak Bola ASEAN (AFF), serta asosiasi anggota FIFA di kawasan.
Dengan partisipasi yang luar biasa, sebelas negara anggota ASEAN telah menyatakan kesediaan untuk berkompetisi di FIFA ASEAN Cup yang pertama. Negara-negara yang siap meramaikan panggung ini adalah Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Singapura, Filipina, Myanmar, Laos, Kamboja, Brunei Darussalam, dan Timor Leste.
Dengan lebih dari 700 juta penggemar aktif, Asia Tenggara dinilai Gianni Infantino sebagai pasar sepak bola yang memiliki potensi terbesar di dunia. Selama 29 tahun, kawasan ini memiliki Piala AFF (kini ASEAN Championship), namun statusnya yang tidak termasuk kalender resmi FIFA membuat tim nasional sering tidak diperkuat pemain diaspora terbaik mereka.
Peluncuran FIFA ASEAN Cup hadir sebagai solusi dan gebrakan untuk mengisi kekosongan status resmi tersebut, dengan harapan mampu meningkatkan kualitas dan daya saing sepak bola regional secara signifikan. Masih dinanti kepastian apakah turnamen baru ini akan menjadi pengganti atau tambahan bagi kompetisi regional yang sudah ada. (AK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....