Gempa M4,8 Kembali Guncang Kodi Sumba Barat Daya, Tidak Berpotensi Tsunami

  • 05 Okt 2026 07:33 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,8 kembali mengguncang wilayah Kodi, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Minggu, 4 Oktober 2026 pukul 21.59.43 WIB. Gempa berpusat di laut pada jarak 13 kilometer sebelah selatan Kodi dengan kedalaman 21 kilometer dan tidak berpotensi tsunami.

Kepala Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tyastama, S.Si., M.Si mengatakan episenter gempa berada pada koordinat 9,71 derajat Lintang Selatan dan 118,98 derajat Bujur Timur. “Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif,” ujar Arief di Kupang, Senin, 5 Oktober 2026.

Dia mengatakan gempa memiliki mekanisme pergerakan turun atau normal fault. Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan atau shakemap, gempa dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah di Pulau Sumba.

“Gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas III MMI di Kota Tambolaka, sedangkan di Kota Waingapu dirasakan dengan skala intensitas II-III MMI,” kata Arief. Gempa tersebut merupakan rangkaian gempa susulan setelah gempa bumi magnitudo 5,9 yang mengguncang wilayah Kodi, Sumba Barat Daya, pada Minggu, 4 Oktober pukul 05.55.52 WIB.

Hingga Senin, 5 Oktober pukul 00.42.00 WIB, BMKG mencatat sebanyak 293 aktivitas gempa bumi susulan dengan magnitudo terbesar mencapai 4,8. BMKG menyatakan akan terus memantau perkembangan aktivitas gempa bumi susulan dan menyampaikan pemutakhiran informasi kepada pemangku kepentingan serta masyarakat.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan perkembangan aktivitas kegempaan di wilayah Kodi dan sekitarnya. BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya serta menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa bumi.

Masyarakat juga diminta memastikan informasi resmi hanya diperoleh melalui kanal komunikasi BMKG yang telah terverifikasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....