Gempa M5,9 Guncang Sumba Barat Daya, Tak Berpotensi Tsunami

  • 05 Okt 2026 07:23 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba - Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Pantai Barat Daya Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu 4 Oktober 2026 pukul 05.55.52 WIB. Berdasarkan hasil analisis pemutakhiran Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut memiliki magnitudo 5,9 dengan kedalaman 30 kilometer.

Episenter gempa berada pada koordinat 9,84 derajat Lintang Selatan dan 118,90 derajat Bujur Timur, tepatnya di laut sekitar 59 kilometer barat daya Kodi, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur. Hasil pemodelan BMKG menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

BMKG menjelaskan, berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif Waikabubak. Analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan turun atau normal fault.

Guncangan gempa dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah Sumba Barat Daya. Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan atau shakemap, intensitas VI MMI dirasakan di Kodi Balaghar, Kodi Bangedo, dan Kodi.

Pada skala tersebut, getaran dirasakan oleh seluruh penduduk dan banyak warga terkejut hingga berlari keluar rumah. Sementara itu, intensitas IV MMI dirasakan di Tambolaka, Waikabubak, Waibakul, dan Raba, sedangkan intensitas III MMI tercatat di Kota Bima.

Hingga pukul 06.25.55 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock. BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Masyarakat juga diminta menghindari bangunan yang retak atau mengalami kerusakan akibat gempa. Informasi resmi mengenai perkembangan aktivitas gempa hanya dapat diperoleh melalui kanal komunikasi resmi BMKG. (Jl)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....