Pemkab Sumba Barat Daya Perkuat Budaya Baca Menuju Generasi Emas

  • 29 Sep 2026 17:01 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba - Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya menegaskan komitmennya memperkuat budaya baca dan literasi sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia (SDM) berkualitas. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Budaya Baca dan Literasi pada Satuan Pendidikan Dasar dan Masyarakat Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung pada Selasa, 29 September 2026.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sumba Barat Daya, Cristofel Horo, SH, yang hadir mewakili Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, ST. Kegiatan yang diinisiasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumba Barat Daya itu turut dihadiri kepala dinas terkait, para guru, pustakawan, serta peserta sosialisasi.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Cristofel Horo, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan serta seluruh pihak yang berkontribusi dalam mempersiapkan generasi Sumba Barat Daya yang sehat, cerdas, dan berbudaya.

Penguatan literasi dinilai menjadi bagian penting dalam membentuk kualitas generasi muda di tengah perkembangan zaman.

Pemerintah daerah menilai literasi di era transformasi digital dan globalisasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis. Literasi juga mencakup kemampuan memahami, menganalisis, serta memanfaatkan informasi secara kritis dan bijak. Karena itu, budaya baca dinilai perlu ditanamkan sejak dini melalui satuan pendidikan dasar dan terus dikembangkan di lingkungan masyarakat.

Pemkab Sumba Barat Daya memandang pembangunan SDM sebagai investasi penting bagi masa depan daerah dan bagian dari upaya mempersiapkan Generasi Emas 2045. Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan sarana dan prasarana perpustakaan, memperluas akses terhadap bahan bacaan berkualitas, serta mendukung program literasi berbasis masyarakat hingga ke berbagai pelosok wilayah.

Melalui sosialisasi tersebut, para peserta diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh di sekolah maupun lingkungan tempat tinggal masing-masing. Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat menjadikan membaca sebagai kebiasaan dan menulis sebagai budaya. “Mari kita jadikan membaca sebagai kebiasaan, menulis sebagai budaya, dan literasi sebagai kekuatan untuk membangun daerah kita menuju masyarakat yang hebat dan berdaya saing,” demikian pesan pemerintah daerah. (Jl)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....