Dinas Pendidikan Kota Kupang Perkuat Pengawasan Pelajar Cegah Tawuran

  • 03 Okt 2026 21:04 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang menginstruksikan seluruh sekolah memperkuat pengawasan terhadap pelajar sebagai langkah pencegahan tawuran antarpelajar. Instruksi tersebut mencakup pengawasan di lingkungan sekolah serta peningkatan komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Ernest Ludji mengatakan, setelah menerima informasi mengenai potensi aksi penyerbuan antarpelajar, pihaknya segera meminta seluruh kepala sekolah melakukan langkah pencegahan. “Begitu kami mendengarkan informasi itu, saya segera mengeluarkan instruksi ke semua kepala sekolah untuk yang pertama, wajib kita melakukan upaya pencegahan di tingkat sekolah,” katanya.

Selain pengawasan di sekolah, pihaknya meminta orang tua ikut memperhatikan aktivitas anak sebelum dan sesudah mengikuti kegiatan belajar. Orang tua juga diharapkan memastikan barang yang dibawa anak ke sekolah tidak berkaitan dengan potensi aksi kekerasan.

“Pencegahannya, orang tua wajib untuk memperhatikan anaknya, apa isi tas anak-anak itu sebelum mereka berangkat ke sekolah,” ujarnya saat dialog RRI Kupang, Jumat, 2 Oktober 2026. Ernest juga meminta pihak sekolah menyampaikan kepada orang tua agar memastikan anak segera pulang setelah kegiatan belajar selesai.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi peluang pelajar berkumpul di luar sekolah tanpa pengawasan. “Pihak sekolah juga wajib untuk menginformasikan ke para orang tua untuk anak-anak mereka ketika pulang sekolah harus segera dijemput, jadi tidak boleh tunggu lama-lama,” katanya.

Sementara itu, terhadap pelajar yang ditemukan berkaitan dengan persoalan tersebut, pihak sekolah melakukan koordinasi dengan keluarga. Orang tua atau keluarga dipanggil ke sekolah untuk menjemput anak dan bersama-sama mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Langkah pencegahan tersebut dilakukan dengan melibatkan sekolah dan keluarga agar pengawasan terhadap pelajar dapat berjalan secara berkelanjutan. Dinas Pendidikan Kota Kupang menilai komunikasi antara sekolah dan orang tua menjadi bagian penting dalam mencegah potensi konflik antarpelajar berkembang menjadi tawuran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....