Event Budaya Naikolan Jadi Ruang Pengembangan UMKM dan Solidaritas Warga

  • 30 Sep 2026 19:35 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Event Budaya Kelurahan Naikolan Tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang pertunjukkan seni dan budaya, tetapi ruang pengembangan UMKM. Kegiatan yang mengusung tema "Satu Budaya, Seribu Kreasi, Satu Kebersamaan" ini, sebagai wujud kemampuan masyarakat untuk menjaga identitas daerah.

"Budaya adalah ingatan kolektif sebuah masyarakat. Ketika budaya kita rawat, kita mamastikan generasi yang akan datang tidak kehilangan akar ketika melangkah menuju masa depan," kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kupang, Ignasius Lega dalam keterangan resmi, Rabu, 30 September 2026.

Selain menampilkan budaya dari masyarakat Alor, event tersebut juga menghadirkan keberagaman budaya suku-suku yang ada di tanah Flobamora. Semangat kebersamaan juga diwujudkan melalui penggalangan dana yang dilakukan San Pedro Choir bagi masyarakat terdampak gempa Flores.

Saat menghadiri kegiatan tersebut, Ketua Komisi II DPRD Kota Kupang, Roy Ratu Riwu Kaho mengapresiasi kolaborasi masyarakat dan pemerintah. Menurutnya Event Budaya Kelurahan Naikolan yang dilaksanakan pada, 28-30 Oktober dapat menjadi ruang untuk memperkuat solidaritas masyarakat.

"Penggalangan dana bagi masyarakat terdampak bencana menunjukkan bahwa kebudayaan tidak hanya berbicara tentang identitas, tetapi juga tentang nilai kemanusiaan," ujar Roy Ratu Riwu Kaho.

Ketua Panitia, Yeni Misa berharap melalui event budaya yang digelar, pemerintah dapat mengembangkan Jalan Bougenvil menjadi kawasan kuliner. Usulan tersebut diharapkan dapat membuka ruang usaha baru bagi warga sekaligus memperluas akses kuliner, khususnya di malam hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....