Damkar Kota Kupang Imbau Masyarakat Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau

  • 30 Sep 2026 19:29 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengimbau masyarakat mewaspadai potensi kebakaran selama musim kemarau. Cuaca panas, serta kondisi lahan yang kering dinilai dapat memperbesar risiki terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

"Paling penting adalah kewaspadaan mesyarakat. Perilaku dan kebiasaan kita jangan sampai menyebabkan terjadinya kebakaran," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Peningkatan SDM, Dinas Damkar Kota Kupang, Frids Kodji dalam Obrolan Bapote, Pro4 RRI Kupang, Senin, 28 September 2026.

Frids Kodji meminta masyarakat untuk tidak menumpuk terlalu banyak steker atau konektor listrik pada satu stop kontak. Menurutnya, peralatan listrik dengan beban besar, seperti pendingin ruangan sebaiknya menggunakan sambungan tersendiri sesuai kapasitas instalasi listrik.

"Jangan sampai kita menumpuk alat elektronik yang bebannya lebih, kita colok di satu stop kontak. Dengan cuaca yang panas ditambah lagi angin, ya tentu potensi kebakaran sangat besar," ucap Kabid Pencegahan dan Peningkatan SDM, Frids Kodji.

Untuk memperkuat upaya pencegahan, Damkar kota Kupang dikatakan terus melakukan sosialisasi pada berbagai kegiatan edukasi kepada masyarakat. Menurut Frids Kodji, untuk menjaga keselamatan saat bertugas petugas damkar diminta tetap mengikuti standar operasional prosedur di lokasi kebakaran.Keselamatan

"SDM yang ada di damkar sudah dibekali dengan pengetahuan-pengetahuan dan bersertifikasi melalui diklat-diklat dasar sehingga mereka menjadi mentor bagi teman-teman lainnya. Jadi ada imbauan yang kami sampaikan kepada pihak kelurahan sampai pelaku usaha," ucap frids Kodji.

Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kupang, hingga September 2026 telah terjadi 190 kasus kebakaran rumah warga dan lahan. Untuk itu, Frids meminta masyarakat segera menghubungi petugas jika tidak memiliki pengetahuan atau kemampuan untuk melakukan pemadaman awal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....