PMI Kabupaten Manggarai Edukasi Warga melalui Layanan Promkes di Gapong

  • 21 Sep 2026 08:02 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Manggarai terus memperkuat layanan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana. Salah satunya melalui kegiatan Promosi Kesehatan (Promkes) yang dilaksanakan di wilayah Gapong.

Dalam siaran pers diteriam RRI, Jumat 19 September 2026, Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PMI Kabupaten Manggarai dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan, terutama dalam situasi pascabencana gempa 15 agustus. Sebanyak 3 orang personel tim Promkes PMI Kabupaten Manggarai PMI memberikan edukasi secara langsung kepada 76 warga Desa Gapong Kecamatan Cibal mengenai perilaku hidup bersih dan sehat serta langkah-langkah sederhana untuk mencegah berbagai penyakit.

Dari 76 warga terdampak gempa tersebut terdiri dari 34 laki-laki dan 42 orang perempuan, peserta kegiatan adalah anak-anak hingga orang dewasa, 7 diantaranya merupakan lansia. Eufemia A. Buntanus yang merupakan salah seorang korp suka relawan (KSR) PMI Kabupaten Manggarai menjelaskan proses kegiatan yang berlangsung adalah memberikan edukasi kepada masyarakat tentang Pola hidup bersih dan sehat (PHBS), 6 langkah cuci tangan, etika batuk dan bersin hingga pemotongan kuku bagi anak-anak.

" Dalam layanan promosi kesehatan tadi itu berupa edukasi PHBS, 6 langkah mencuci tangan, etika batuk dan bersin dan pemotongan kuku bagi anak-anak", kata Atri.

Salah satu peserta dalam layanan promkes, Ivan (13) menjelaskan dalam bahasa lokal ( bahasa Manggarai), merasa senang dan bergembira ketika dikunjungi dan diberikan edukasi oleh tim layanan promkes PMI Kabupaten Manggarai. Ia berharap kegiatan lanjutan dijalankan terus di Desanya.

"Saya merasa senang ketika mendapatkan pengetahuan dari PMI Kabupaten Manggarai, selama dipengungsian PMI selalu hadir memberikan kegiatan untuk kami, jadi saya sudah tau kalau batuk dan bersin itu harus ditutup menggunakan tangan yaitu siku, serta maksud dari cuci tangan itu sebenarnya supaya kuman yang melekat pada tangan dan kuku kita tidak mengenai makanan," ucap Ivan. Dalam kegiatan tersebut, warga juga diberikan informasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga kebersihan tempat tinggal, serta memperhatikan kebersihan makanan dan air yang dikonsumsi.

Edukasi dilakukan secara interaktif sehingga masyarakat dapat berdiskusi dan menyampaikan berbagai persoalan kesehatan yang mereka hadapi. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu warga memahami bahwa menjaga kesehatan merupakan bagian penting dari proses pemulihan pascabencana. PMI Kabupaten Manggarai menegaskan bahwa layanan Promkes tidak hanya berfokus pada penyampaian informasi, tetapi juga mendorong masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui layanan tersebut, PMI Kabupaten Manggarai terus berupaya hadir di tengah masyarakat, memberikan edukasi, serta mendukung terciptanya lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi warga di wilayah terdampak bencana. (VFZ)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....