Bupati Rote Ndao Dorong Peningkatan Layanan Transportasi pada Harhubnas 2026
- 18 Sep 2026 14:30 WIB
- Kupang
Poin Utama
- Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus meningkatkan layanan transportasi sebagai kebutuhan utama untuk daerah kepulauan guna memperlancar konektivitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi.
- Bupati Paulus Henuk menekankan bahwa peningkatan konektivitas udara merupakan salah satu kebutuhan strategis yang prioritas bagi Rote Ndao.
- Komitmen ini disampaikan Bupati dalam Upacara Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) yang diselenggarakan di Halaman Kantor Bupati pada Kamis, 17 September 2026.
RRI.CO.ID, Rote - Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus mendorong peningkatan layanan transportasi sebagai kebutuhan utama daerah kepulauan. Upaya ini diarahkan untuk memperlancar konektivitas orang dan barang sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menyampaikan hal tersebut kepada RRI usai memimpin Upacara Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) di Halaman Kantor Bupati, Kamis, 17 September 2026. Menurutnya, peningkatan konektivitas udara menjadi salah satu kebutuhan strategis bagi Rote Ndao.
Paulus mengatakan, pemerintah daerah berharap panjang landasan Bandara D.C. Saudale dapat ditingkatkan dari 1.650 menjadi minimal 2.200 meter. Perpanjangan runway diharapkan memungkinkan pesawat berkapasitas lebih besar melayani Rote Ndao.
“Kita bermimpi suatu saat runway bisa diperpanjang menjadi minimal 2.200 meter,” kata Paulus. Ia berharap kondisi tersebut membuka peluang penerbangan langsung dari Bali maupun Labuan Bajo menuju Rote Ndao.
Penerbangan langsung dinilai dapat memperkuat akses wisatawan menuju Rote Ndao dan membuka peluang pertumbuhan sektor pariwisata. Paulus menegaskan, peningkatan jumlah wisatawan sangat berkaitan dengan semakin baiknya konektivitas transportasi udara.
Di sektor transportasi laut, pemerintah daerah juga berharap hadir operator kapal cepat lainnya di Rote Ndao. “Kita berharap ada operator lain yang bisa masuk ke Rote, supaya terjadi kompetisi,” ujar Paulus.
| Baca juga: BMKG: Waspadai Cuaca di NTT, 16 September |
Menurut Paulus, kompetisi yang sehat antarpelaku transportasi dapat memberikan lebih banyak pilihan layanan kepada masyarakat. Pemerintah juga berharap jadwal kapal feri tidak hanya dua kali sehari, tetapi tersedia pagi, siang, dan sore.
Penambahan jadwal penyeberangan dinilai penting bagi pedagang dan pelaku usaha yang mengirim barang dari Rote menuju Kupang. “Semakin lancar pergerakan orang dan barang, semakin meningkatkan pertumbuhan ekonomi kita,” katanya.
Sementara itu, sektor transportasi darat masih menghadapi keterbatasan armada dan kondisi kendaraan yang dinilai tidak layak. Paulus mengatakan, pemerintah telah mengajukan bantuan kendaraan kepada Kementerian Perhubungan dan berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao juga mengupayakan pemasangan sekitar 400 titik lampu jalan. Paulus berharap program tersebut dapat direalisasikan tahun ini untuk mendukung penerangan jalan sekaligus meningkatkan kualitas transportasi darat. (Radja)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....