DPRD NTT Dorong Pengamanan Ekstra bagi ASN NTT yang Bertugas di Papua
- 16 Sep 2026 11:08 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Anggota Komisi IV DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT) Daerah Pemilihan (Dapil) Rote Ndao, Simson Polin, mendorong pemerintah meningkatkan pengamanan bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun pekerja asal NTT yang bertugas di Papua. Pernyataan tersebut disampaikan menyusul insiden penembakan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua yang menimbulkan duka mendalam bagi keluarga para korban.
Simson mengatakan, kejadian tersebut tidak hanya meninggalkan luka bagi keluarga korban, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran bagi warga NTT yang bekerja dan mengabdi di Papua. “Dengan kejadian beberapa waktu yang lalu tentu kita semua merasa kehilangan karena duka cita yang begitu dalam untuk semua keluarga yang mengalami musibah penembakan oleh KKB di Papua,” ujar Simson, Senin 14 September 2026.
Menurutnya, kekhawatiran para pekerja asal NTT yang bertugas di Papua merupakan hal yang perlu menjadi perhatian serius pemerintah. Karena itu, perlindungan terhadap ASN maupun pekerja dari luar Papua harus diperkuat agar mereka dapat menjalankan tugas dengan rasa aman.
Simson berharap pemerintah di Papua dapat memberikan pengamanan lebih ekstra kepada masyarakat yang datang dari daerah lain untuk mengabdi kepada negara, termasuk ASN asal NTT. “Kita berharap supaya pemerintah Papua juga bisa memberikan pengamanan yang lebih ekstra kepada saudara-saudara kita yang mengabdi kepada negara tetapi ditugaskan di Papua,” katanya.
Ia menegaskan, persoalan keamanan tersebut membutuhkan koordinasi berbagai pihak. Pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota di NTT juga dinilai perlu mengambil langkah sesuai kewenangan masing-masing untuk memastikan keselamatan warga NTT yang bekerja di wilayah rawan.
Untuk sementara waktu, Simson mengimbau para ASN dan pekerja swasta asal NTT yang berada di Papua agar meningkatkan kewaspadaan serta mengutamakan keselamatan diri. “Kami tentu berharap bahwa teman-teman yang bekerja di Papua, baik itu ASN maupun di swasta, tetap lebih waspada, menjaga diri, selalu berada di tempat-tempat yang aman,” tuturnya.
Simson juga mendorong pemerintah mengambil langkah konkret dengan menyampaikan permintaan resmi kepada pemerintah terkait agar perlindungan bagi para pekerja asal NTT dapat ditingkatkan. “Kami akan mendorong ke pemerintah untuk mengambil langkah-langkah, mungkin bersurat untuk minta pengamanan khusus kepada adik-adik kita yang bertugas di sana supaya jangan terulang lagi kejadian seperti waktu-waktu kemarin,” kata Simson.
Ia berharap penguatan pengamanan dapat memberikan rasa aman bagi para ASN dan pekerja asal NTT sehingga mereka tetap dapat menjalankan tugas dan pengabdian tanpa dihantui kekhawatiran terhadap keselamatan diri.
Bagi Simson, keselamatan para pekerja yang sedang menjalankan tugas negara harus menjadi perhatian bersama, terutama di tengah situasi keamanan yang masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah Papua. (DW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....