Monitoring Pertanian Tanarighu: Warga Diminta Tanam Pangan Lokal
- 17 Sep 2026 10:36 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Sumba - Pemerintah Kecamatan Tanarighu, Kabupaten Sumba Barat, melakukan monitoring kesiapan lahan pertanian sekaligus menghimbau masyarakat untuk kembali membudidayakan pangan lokal.
Himbauan tersebut disampaikan saat tim monitoring turun ke sejumlah desa di wilayah Kecamatan Tanarighu menjelang musim tanam pertama akhir tahun 2026.
Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Desa Kecamatan Tanarighu, Yunus Lani Pandango, S.P., mengatakan pemerintah kecamatan mendorong warga untuk tidak hanya bergantung pada satu komoditas, namun kembali menghidupkan pangan lokal yang ada di Sumba.
"Kami menghimbau masyarakat untuk kembali membudidayakan pangan lokal seperti singkong dan keladi, pisang dan petatas. Ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sendiri," ujar Yunus.
Menurutnya, tanaman pangan lokal tersebut sangat cocok dengan kondisi lahan di Tanarighu, lebih tahan terhadap cuaca, dan menjadi sumber ketahanan pangan keluarga jika terjadi gagal panen padi atau jagung.
Selain memberikan himbauan, empat tim monitoring yang dibentuk Pemerintah Kecamatan Tanarighu juga bertugas memantau kesiapan lahan yang saat ini sudah mencapai 80 persen, serta memastikan ketersediaan benih dan pupuk di tingkat petani.
Yunus berharap melalui gerakan kembali ke pangan lokal, kemandirian pangan di tingkat keluarga dan desa di Kecamatan Tanarighu dapat terwujud.
"Kalau setiap rumah punya kebun singkong, keladi, pisang dan petatas, maka kebutuhan pangan sehari-hari bisa terpenuhi tanpa harus menunggu bantuan dari luar," pungkasnya. (Jl)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....