Program TJSL PLN UIW NTT Panen Perdana Melon dan Sayur Bersama Warga Naioni
- 25 Agt 2026 19:11 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur (NTT) menandai keberhasilan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Tahun 2025 melalui panen perdana buah melon dan sayuran di Kelurahan Naioni, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Senin 24 Agustus 2026. Program ini tidak hanya menghadirkan akses air bersih bagi warga setempat, tetapi juga membuka peluang pengembangan pertanian produktif berbasis pemberdayaan masyarakat.
Dukungan infrastruktur yang dibangun PLN UIW NTT mencakup rehabilitasi sumur, instalasi pompa submersible, serta penyediaan sistem kelistrikan berdaya 2.200 Volt Ampere (VA). Untuk distribusi air, PLN membangun jaringan perpipaan sepanjang 3.000 meter, reservoir utama berkapasitas 8.300 liter, jaringan sambungan rumah (SR) untuk air minum, hingga reservoir khusus irigasi.
Selain bantuan fisik, warga juga didampingi melalui pengembangan dua kebun melon dan kebun sayur komunal, distribusi bibit berkualitas, serta pelatihan teknologi pertanian organik. Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UIW NTT, Taufiq Dwi Nur Cahyo, menegaskan pentingnya keberlanjutan dan orientasi jangka panjang dalam pelaksanaan program pemberdayaan ini.
"Kita berharap seluruh pihak tidak cepat merasa puas diri hanya dengan selesainya pembangunan fisik fasilitas. Program ini harus terus dikembangkan, baik melalui perluasan lahan kebun maupun hilirisasi produk pertanian. Buah melon yang dipanen hendaknya tidak hanya dijual segar, tetapi diolah menjadi produk olahan bernilai tambah seperti keripik atau olahan kuliner lainnya,” ujar Taufiq.
Taufiq menambahkan, penerapan konsep ekonomi sirkular dan pengembangan produk turunan ini berpotensi meningkatkan nilai ekonomi warga secara signifikan sekaligus menciptakan peluang kerja baru. Untuk menjaga kelangsungan fasilitas infrastruktur, PLN juga membentuk Komite Air lokal yang melibatkan warga secara langsung dalam pengelolaannya.
Lurah Naioni, Oktovianus Nifu, menyampaikan apresiasi mendalam atas dampak nyata yang dihadirkan oleh PLN UIW NTT. Ia berharap jangkauan program dapat diperluas ke wilayah sekitarnya.
Menurutnya, manfaat program ini sangat nyata bagi masyarakat. Besar harapan kami kepada pihak PLN UIW NTT agar cakupan program ini dapat diperluas, tidak hanya di RT 19, tetapi juga menjangkau 22 RT dan 10 RW di Kelurahan Naioni agar dampaknya semakin merata. Senada dengan hal tersebut, Ketua RT 19 sekaligus Ketua Komite Air, Dominggus Anin, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas hasil panen perdana tersebut.
“Dulu kami hanya bisa melihat buah melon di pasar tanpa pernah membayangkan bisa menanamnya sendiri. Lewat program PLN Peduli ini, untuk pertama kalinya kami bisa menanam, memanen, dan menikmati buah melon langsung dari tanah kami tanpa harus membeli. Ini memberikan dampak yang sangat positif, baik untuk konsumsi rumah tangga maupun perekonomian warga,” kata Dominggus.
Melalui integrasi layanan kelistrikan dan sarana air bersih untuk pertanian produktif (electrifying agriculture), PLN UIW NTT berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan serta menciptakan ekosistem kemandirian berbasis komunitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....