Keluarga Mendiang Wili Mbuik Minta Hak ASN Diproses Sesuai Aturan
- 16 Sep 2026 23:08 WIB
- Kupang
Poin Utama
- Keluarga mendiang Wili Mbuik, seorang aparatur sipil negara, meminta pemerintah memproses hak-haknya sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku.
- Wili Mbuik meninggal dalam peristiwa kekerasan yang dilakukan oleh KKB di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.
- David Baba, paman Wili, menyampaikan harapan keluarga kepada pemerintah setelah proses pemakaman selesai dilaksanakan.
RRI.CO.ID, Rote - Keluarga mendiang Wili Mbuik berharap pemerintah segera memproses hak-haknya sebagai aparatur sipil negara sesuai ketentuan. Harapan itu disampaikan paman Wili, David Baba, setelah keluarga kehilangan Wili dalam peristiwa kekerasan oleh KKB di Distrik Muliama Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua Pegunungan.
David ketika ditemui RRI, Selasa, 15 September 2026 mengatakan keluarga telah menyampaikan sejumlah harapan kepada pemerintah setelah pemakaman Wili. “Kami berharap kiranya hak-haknya itu diperhatikan dan diproses sesuai dengan undang-undang atau aturan yang berlaku,” ujar David.
Menurut David, status Wili sebagai pegawai negeri pada Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya membuat keluarga berharap seluruh haknya mendapat perhatian pemerintah. Keluarga juga meminta pemerintah memperhatikan anggota keluarga Wili yang masih bertugas di Papua Pegunungan.
David menyebut kakak kandung Wili bekerja sebagai guru di wilayah tersebut. Ia berharap kondisi keamanan tidak mengganggu tugas dan keselamatan anggota keluarga yang masih berada di Papua.
Selain itu, keluarga menyebut sekitar empat warga Rote Ndao lainnya masih berada di Papua. David meminta pemerintah memberikan perhatian dan memastikan keselamatan mereka selama menjalankan tugas.
“Kami selalu berharap agar jangan terjadi lagi korban yang berikut kepada keluarga kami yang ada di sana,” katanya. Keluarga juga berharap pemerintah dapat mengambil langkah sesuai kewenangan untuk memberikan perlindungan kepada warga Rote Ndao di Papua. (Radja)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....