Wagub NTT Johni Asadoma Kecam Aksi Penembakan di Papua

  • 11 Sep 2026 08:54 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma mengecam kasus penembakan yang terjadi di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Aksi yang dilakukan orang tidak dikenal tersebut menewaskan tiga ASN pada Dinas Pertanian, dua korban berasal dari NTT.

"Tindakan ini tidak manusiawi dan tidak dapat dibenarkan dengan alasan apapun. Bagi saya setiap anak NTT adalah keluarga kita sehingga di mana pun mereka berada keselamatan dan hak-hak mereka harus mendapatkan perlindungan," kata Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma dalam keterangan resmi, Kamis, 10 September 2026.

Wakil Gubernur Johni Asadoma meminta aparat penegak hukum untuk segera mengungkap dan menangkap pelaku penembakan warga sipil. Dikatakan bahwa Pemerintah Provinsi NTT akan terus berkoordinasi dengan Pemprov Papua Pegunungan dan akan melakukan pendampingan kepada keluarga korban.

"Saya turut merasakan duka yang mendalam bersama keluarga korban. Kami minta segera ungkap kasus ini, tangkap para pelaku, dan adili mereka sesuai dengan hukum yang berlaku. Keadilan harus ditegakkan," ujar Wagub Johni Asadoma.

Dalam keterangan resmi Wagub Johni Asadoma mengimbau masyarakat NTT untuk tidak mudah terprovokasi terkait kasus penembakan tersebut. Ia meminta masyarakat untuk mempercayakan proses hukum kepada pihak kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut dan menjaga situasi tetap kondusif.

Jenazah Wili Mbuik telah tiba di Kupang dan akan diberangkatkan menuju Kabupaten Rote Ndao pada, Jumat, 11 September 2026. Sementara itu, jenazah drh. Alfonsius Mehan akan diberangkat dari Wamena dan bermalam di Makasar sebelum diberangkatkan ke Labuan Bajo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....