VDMI Bekali Mahasiswa dengan Public Speaking dan UMKM
- 16 Sep 2026 10:24 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Van Deventer-Maas Indonesia (VDMI) tidak hanya memberikan dukungan finansial kepada mahasiswa, tetapi juga menyediakan berbagai program pengembangan kapasitas untuk membantu penerima beasiswa menemukan dan mengembangkan potensi diri. Ketua VDMI Kupang, Yeheskyal Makandoloe, mengatakan pengembangan kapasitas menjadi salah satu fokus VDMI.
Berbagai kegiatan dirancang agar mahasiswa dapat mengenali potensi mereka sekaligus memperoleh keterampilan yang dapat digunakan setelah menyelesaikan pendidikan. Salah satu kegiatan yang pernah diikuti Yeheskyal adalah Citizen Workshop di Yogyakarta.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan pembelajaran yang mencakup bidang UMKM, penulisan buku, public speaking, serta berbagai kemampuan lainnya. Menurutnya, kegiatan tersebut membantu mahasiswa mengenali bidang yang sesuai dengan potensinya.
Ada peserta yang kemudian mengetahui ketertarikannya pada UMKM, public speaking, mengajar, hingga bidang politik. Selain itu, VDMI juga menyediakan kegiatan pengembangan kemampuan bahasa Inggris dan psikologi.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara berkala, baik secara daring maupun luring melalui berbagai kegiatan regional. Yeheskyal mengatakan kemampuan komunikasi dan kepemimpinan juga menjadi bagian dari pengembangan kapasitas yang diberikan VDMI.
Mahasiswa dilatih untuk berbicara, memimpin, menulis, serta mengembangkan kemampuan berpikir dengan mengandalkan gagasan sendiri. Pengembangan keterampilan juga diarahkan agar mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh kepada masyarakat.
Yeheskyal mencontohkan kegiatan mengolah sampah menjadi produk kreatif yang memiliki nilai jual sebagai salah satu bentuk pengembangan potensi UMKM. Ke depan, VDMI Kupang juga tengah mempersiapkan kegiatan workshop yang membahas UMKM, public speaking, serta peluang membawa produk usaha hingga ke luar negeri.
Kegiatan tersebut direncanakan tidak hanya diperuntukkan bagi penerima beasiswa VDMI, tetapi juga terbuka bagi masyarakat di luar penerima beasiswa. Yeheskyal berharap berbagai program tersebut dapat mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan kemampuan dan membagikan pengalaman yang diperoleh kepada masyarakat.
Menurutnya, mahasiswa yang telah mendapatkan kesempatan berkembang juga memiliki tanggung jawab untuk meneruskan manfaat tersebut kepada orang lain. (HM)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....