UKD Kupang Bekali 108 Mahasiswa Ilmu Stunting untuk Terjun ke Masyarakat
- 31 Jul 2026 22:49 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Universitas Karyadarma Kupang membekali ilmu stunting bagi 108 mahasiswa dari 11 program studi untuk diterjunkan ke delapan desa dan satu kelurahan. Hal ini sebagai komitmen UKD dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan X Tahun Akademik 2025/2026.
KKN tahun ini mengusung tema "Sinergi Lintas Ilmu dalam Percepatan Penurunan Stunting Berbasis Potensi dan Partisipasi Lokal." Pembekalan berlangsung di Kampus UKD Kupang dan dihadiri Rektor UKD Kupang Ir. Magda Silfia Yeni Laka, jajaran wakil rektor, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), para dekan, serta ketua program studi.
Ketua LP2M UKD Kupang, Dr. Amap Pakro, mengatakan KKN tahun ini dirancang sebagai wadah kolaborasi lintas disiplin ilmu untuk menjawab berbagai persoalan nyata di masyarakat, terutama penanganan stunting yang masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah.
Ia menjelaskan, para mahasiswa telah dipersiapkan dengan baik untuk melaksanakan berbagai program pengabdian sesuai kebutuhan masyarakat di lokasi KKN. "Mereka berasal dari beragam bidang ilmu sehingga dapat berkolaborasi dalam mendukung pembangunan desa dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat," ujar Amap.
Amap menjabarkan bahwa mahasiswa akan ditempatkan di delapan desa dan satu kelurahan dengan membawa program kerja yang disusun berdasarkan potensi lokal dan kebutuhan masyarakat setempat. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menghasilkan solusi yang lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Sementara itu, Rektor UKD Kupang, Ir. Magda Silfia Yeni Laka, menyampaikan bahwa seluruh peserta KKN telah memenuhi persyaratan akademik, termasuk telah memasuki semester enam.
"Sebanyak 108 mahasiswa mengikuti KKN tahun ini. Mereka merupakan representasi dari berbagai disiplin ilmu yang telah dibekali kompetensi akademik dan keterampilan sosial untuk terjun langsung ke tengah masyarakat," ucapnya.
Magda menambahkan, UKD Kupang telah menyiapkan sistem pendampingan yang komprehensif guna memastikan pelaksanaan KKN berjalan optimal. Sebanyak delapan dosen pembimbing lapangan (DPL) akan mendampingi mahasiswa di setiap lokasi penempatan, didukung tim monitoring dan evaluasi yang melakukan pengawasan secara berkala.
"Tim monitoring dan evaluasi akan turun setiap minggu untuk melihat perkembangan program yang dijalankan mahasiswa. Jika ditemukan kendala di lapangan, kami akan segera melakukan pendampingan dan mencari solusi bersama," kata Magda.
Para dosen pembimbing berasal dari berbagai program studi, di antaranya Ilmu Hukum, Ilmu Pemerintahan, PGSD, PG-PAUD, Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR), Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Kebidanan, serta Teknik Informatika.
Rektor berharap pelaksanaan KKN bukn sekadar menjadi wahana penerapan ilmu pengetahuan bagi mahasiswa, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung percepatan penurunan stunting.
"Jadi yang paling penting adalah lahirnya mahasiswa yang memiliki kepedulian sosial, mampu mengabdi kepada masyarakat, serta menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan untuk membantu menyelesaikan persoalan di lingkungan sekitar," tutur Rektor.
Melalui KKN Angkatan X Tahun Akademik 2025/2026, Universitas Karyadarma Kupang kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga aktif menghadirkan solusi bagi masyarakat melalui pengabdian berbasis ilmu pengetahuan, kolaborasi lintas disiplin, dan pemberdayaan potensi lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....