Bangun Lingkungan Sekolah Aman, Mahasiswa UMKOE Kampanyekan Pencegahan Bullying

  • 01 Sep 2026 14:02 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Kupang (UMKOE) menggelar sosialisasi pencegahan bullying di SD Negeri 3 Kuanino, Kota Kupang, Selasa, 1 September 2026. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya menciptakan lingkungan pergaulan dan belajar yang aman, nyaman, serta saling menghargai.

Sosialisasi dipimpin Ketua Kelompok KKN UMKOE, Djohanes Bentah, bersama anggota kelompok, Meida, Riana, dan Maria. Para mahasiswa memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pengertian bullying, dampaknya, serta pentingnya membangun hubungan pertemanan yang sehat.

Dalam pemaparannya, Djohanes menjelaskan bahwa bullying atau perundungan bukan sekadar tindakan bercanda, tetapi dapat memberikan dampak serius terhadap kondisi mental korban. “Perundungan terhadap teman dapat merusak kondisi mental seseorang. Karena itu, kita harus membangun kebiasaan saling menghormati dan tidak menyakiti sesama,” kata Djohanes, di hadapan para siswa.

Ia mengajak siswa untuk membangun persahabatan yang sehat, menyelesaikan setiap persoalan tanpa kekerasan, serta menciptakan suasana belajar yang nyaman di lingkungan sekolah. Menurutnya, edukasi mengenai pencegahan bullying perlu diberikan sejak usia sekolah dasar.

Hal ini penting agar anak-anak dapat mengenali perilaku perundungan sekaligus memahami dampak buruk yang dapat ditimbulkannya. “Edukasi seperti ini penting agar anak-anak memahami bahwa bullying bukan hal yang wajar dan harus dicegah bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, upaya mencegah bullying tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak sekolah. Peran orang tua, mahasiswa, dan masyarakat juga diperlukan untuk membangun lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.

“Kami berharap semua pihak dapat bersama-sama memberikan edukasi kepada anak-anak agar mereka tumbuh dengan nilai saling menghargai, berempati, dan terhindar dari perilaku bullying,” ujar Djohanes.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UMKOE berharap para siswa dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari perundungan. Selain itu, siswa juga mampu menerapkan nilai empati dan saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari. (JR/UMKOE)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....