Pendapatan Sumba Tengah Naik dalam Perubahan APBD 2026

  • 30 Agt 2026 17:51 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba — Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah mengusulkan perubahan sejumlah komponen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Usulan tersebut disampaikan Wakil Bupati Sumba Tengah, M. Umbu Djoka, S.Hut., M.Si., melalui Nota Pengantar KUA serta PPAS Perubahan APBD dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumba Tengah, Senin (24/8/2026).

Dalam dokumen yang disampaikan, target Pendapatan Daerah mengalami peningkatan dibandingkan APBD Murni 2026. Pendapatan yang sebelumnya ditetapkan sebesar Rp496.987.038.671 bertambah Rp70.194.459.000 atau 14,12 persen, sehingga dalam perubahan APBD diproyeksikan mencapai Rp567.181.497.671.

Selain pendapatan, penerimaan pembiayaan daerah juga mengalami perubahan. Dari sebelumnya Rp15.000.000.000 yang dialokasikan untuk menutup defisit, penerimaan pembiayaan bertambah Rp14.254.504.757 atau 95,03 persen, sehingga menjadi Rp29.254.504.757 dalam rancangan perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Kenaikan juga terjadi pada sisi belanja daerah. Belanja yang semula dianggarkan sebesar Rp511.987.038.671 mengalami penambahan Rp78.448.963.757 atau 15,32 persen. Dengan perubahan tersebut, total Belanja Daerah Kabupaten Sumba Tengah diproyeksikan menjadi Rp590.436.002.428.

Wakil Bupati menyampaikan bahwa perubahan anggaran disusun berdasarkan berbagai perkembangan yang terjadi selama pelaksanaan APBD tahun berjalan. Pertimbangan tersebut meliputi capaian kinerja pembangunan, perubahan standar satuan harga, kemampuan fiskal daerah, penyesuaian sasaran pembangunan, kebijakan pemerintah pusat, aspirasi masyarakat, permasalahan aktual, serta penjadwalan ulang sejumlah kegiatan.

Setelah nota pengantar disampaikan, dokumen rancangan KUA dan PPAS Perubahan APBD 2026 diserahkan kepada Ketua DPRD Kabupaten Sumba Tengah, Arpud U. R. Mangalema, S.Pd. Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah mengakui dokumen tersebut masih dapat disempurnakan dan berharap proses pembahasan bersama DPRD menghasilkan kebijakan anggaran yang efektif serta mampu menjawab kebutuhan pembangunan masyarakat. (Jl)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....