Wabup Sumba Barat Memberikan Dukungan Pelestarian Tradisi Rumah Adat

  • 07 Sep 2026 15:23 WIB
  •  Kupang

RRI .COMID, Sumba – Wakil Bupati Sumba Barat, Thimotius Tede Ragga, S.Sos., mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat menghadiri tradisi Tarik Tiang Rumah Adat Natarawatu “Umma Pa Bei” di Kampung Jagangara, Kelurahan We’e Karou, Kecamatan Loli, Jumat (4/9/2026). Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Sumba Barat tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pelestarian adat dan budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

Tradisi Tarik Tiang merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pembangunan rumah adat masyarakat Sumba. Prosesi tersebut tidak hanya mengandung nilai budaya dan spiritual, tetapi juga mencerminkan semangat gotong royong, kebersamaan, persaudaraan, serta penghormatan terhadap warisan leluhur. Dalam suasana penuh kekeluargaan, masyarakat Kampung Jagangara bersama-sama mengambil bagian dalam setiap tahapan prosesi adat.

Wakil Bupati Thimotius Tede Ragga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang tetap mempertahankan tradisi dan kearifan lokal di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, rumah adat bukan sekadar bangunan fisik, melainkan bagian penting dari identitas, sejarah, dan jati diri masyarakat Sumba.

L Karena itu, keberadaan rumah adat perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi muda agar nilai-nilai budaya tetap hidup.

“Pelestarian budaya adalah tanggung jawab kita bersama. Tradisi seperti ini mengajarkan kepada kita tentang persatuan, gotong royong dan penghormatan terhadap leluhur. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita wariskan kepada generasi penerus,” ungkap Wakil Bupati Thimo Ragga.

Kehadiran Pemerintah Kabupaten Sumba Barat dalam prosesi tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan adat serta budaya lokal. Perhatian pemerintah terhadap pelestarian budaya dinilai penting karena tradisi dan rumah adat merupakan bagian dari kekayaan daerah sekaligus identitas masyarakat Sumba Barat yang memiliki nilai sejarah dan sosial yang kuat.

Prosesi Tarik Tiang Rumah Adat Natarawatu “Umma Pa Bei” berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekhidmatan. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah tidak harus menghilangkan akar budaya. Sebaliknya, adat dan kearifan lokal dapat menjadi kekuatan yang memperkokoh jati diri masyarakat Sumba Barat sekaligus menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang. (Jl)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....