Relawan Gerak Bareng Gugur saat Antar Bantuan Gempa Flores, Tim SAR Evakuasi

  • 23 Agt 2026 22:02 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Manggarai Timur - Niat baik berujung duka. Ahmad Zaki Ali (38), relawan pendiri komunitas Gerak Bareng, meninggal dunia saat menjalankan misi kemanusiaan mendistribusikan bantuan untuk korban gempa M7,7 di Flores.

Peristiwa itu terjadi di jalur Reo, Kabupaten Manggarai, menuju Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Jumat 21 Agustus 2026 petang.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere bersama potensi SAR langsung bergerak melakukan evakuasi jenazah almarhum Sabtu, 22 Agustus 2026.

Deputi Operasi dan Siaga Basarnas, Mayjen TNI (Mar) Edy Prakoso, mengatakan proses evakuasi dilakukan dengan cepat menggunakan helikopter.

“Pukul 07.04 WITA, Tim Heli Dauphin Basarnas telah mendarat di Helipad Kampung Ronting, Desa Satar Kampas, Kabupaten Manggarai Timur, dan langsung memproses evakuasi jenazah almarhum Ahmad Zaki Ali,” kata Edy.

Setelah dievakuasi dari lokasi, helikopter Dauphin Basarnas membawa jenazah menuju Bandara Komodo, Labuan Bajo. Setibanya di Labuan Bajo, jenazah kemudian dibawa ke RSUD Pratama Komodo untuk proses pemulasaraan sebelum diterbangkan ke rumah duka di Jakarta.

Gempa M7,7 yang mengguncang Flores beberapa waktu lalu menyebabkan ratusan rumah rusak dan ribuan warga mengungsi di sejumlah wilayah, termasuk Manggarai Timur. Bantuan dari berbagai komunitas dan relawan terus disalurkan untuk meringankan beban korban.

Kantor SAR Maumere bersama seluruh potensi SAR menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya Ahmad Zaki Ali.

Dedikasinya dalam misi kemanusiaan menjadi bukti nyata kepedulian untuk membantu masyarakat yang membutuhkan di tengah situasi bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....