Tiga Warga Manggarai Timur Emergensi, Kabasarnas Evakuasi Pakai Helikopter
- 19 Agt 2026 12:19 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Manggarai Timur - Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, bersama Potensi SAR bergerak cepat mengevakuasi tiga korban gempa bumi M 7,7 di Kabupaten Manggarai Timur, Selasa 18 Agustus 2026. Ketiga korban merupakan warga Desa Haju Wangi dan Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, yang membutuhkan penanganan medis segera.
Evakuasi dilakukan menggunakan helikopter Dauphin AS 365 N3+ HR-3604 yang disiagakan di Bandara Komodo, Labuan Bajo. Helikopter ini dikerahkan setelah Tim SAR Gabungan menerima informasi bahwa tiga korban mengalami patah tulang (fraktur) dan dislokasi akibat gempa.
“Tim SAR Gabungan langsung mengevakuasi tiga korban, salah satunya seorang anak perempuan berusia 5 tahun. Ketiganya mengalami fraktur dan dislokasi tulang," kata Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii.
Mohammad Syafii menjelaskan, Helikopter Dauphin Basarnas tiba di Posko Utama Satar Kampas pukul 10.28 WITA. Pasca tiba di lokasi, Helikopter tersebut kemudian membawa ketiga korban menuju Labuan Bajo. Mereka tiba dengan selamat di Bandara Komodo pada pukul 11.00 WITA.

Kapal Basarnas yang mengevakuasi tiga warga Manggarai Timur ke Labuan Bajo.(Foto: SAR Maumere)
Setibanya di Bandara, seluruh korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut dengan pendampingan dokter dan tim medis.
Kepala Basarnas berharap, seluruh Tim SAR Gabungan terus bersiaga penuh dalam penanganan dan evakuasi korban, terutama bagi mereka yang membutuhkan penanganan medis lanjutan pascagempa M 7,7. "Mari kita pastikan Basarnas bersama Potensi SAR selalu hadir untuk masyarakat terdampak, khususnya di wilayah Manggarai Timur, Manggarai, dan Nagekeo,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....