Kapolda NTT : Evakuasi Korban Gempa Flores Jadi Prioritas Utama

  • 15 Agt 2026 19:37 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID. Kupang - Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., menegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan darurat pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Sabtu 15 Agustus 2026, pagi.

Jajaran Polda NTT bergerak cepat melakukan evakuasi dan memberikan pertolongan kepada masyarakat di sejumlah wilayah terdampak. Irjen Pol Rudi Darmoko telah memerintahkan seluruh Kapolres di wilayah yang terdampak untuk segera turun bersama stakeholder terkait.

“Kondisi sampai saat ini kita masih melakukan evakuasi. Kita telah memerintahkan seluruh Kapolres yang wilayahnya terdampak gempa ini untuk melakukan evakuasi bersama stakeholder terkait,” ujar Irjen Pol Rudi Darmoko.

Menurut Kapolda, pada tahap awal penanganan, penyelamatan masyarakat menjadi hal yang paling diutamakan. Sementara untuk jumlah korban dan kerusakan, proses pendataan masih berlangsung karena petugas menghadapi kendala komunikasi di sejumlah wilayah.

“Jadi kita utamakan penyelamatan dulu, sedangkan untuk data-data kami masih menghimpun karena masih terkendala dengan masalah komunikasi,” katanya.

Irjen Pol Rudi Darmoko menuju sejumlah wilayah terdampak untuk melihat langsung kondisi masyarakat dan proses penanganan di lapangan.

Terkait wilayah yang terdampak, Kapolda mengatakan proses pemetaan dan pendataan masih dilakukan. Komunikasi dengan sejumlah Kapolres di daratan Flores juga masih mengalami kendala akibat jaringan komunikasi yang terputus.

“Untuk daerah-daerah yang terdampak, saat ini kami masih mendata. Komunikasi dengan Kapolres daratan Flores juga masih sulit karena terputus jaringan,” ungkapnya.

Di tengah kondisi darurat, Kapolda memastikan seluruh jajaran kepolisian di wilayah Pulau Flores yang terdampak gempa berada dalam kondisi selamat.

“Saya sudah memerintahkan seluruh jajaran di Pulau Flores yang terdampak gempa. Puji Tuhan, mereka semuanya dalam keadaan sehat,” ujar Irjen Pol Rudi.

Personel kepolisian yang berada di wilayah terdampak langsung menjalankan tugas kemanusiaan. Mereka membantu mengevakuasi masyarakat, memberikan pertolongan, mencari korban serta melakukan pelayanan kepada warga yang membutuhkan.

Kapolda juga telah memerintahkan seluruh Kapolres jajaran untuk membentuk posko-posko bantuan di lokasi yang aman.

“Saya juga sudah perintahkan Kapolres jajaran untuk membentuk posko-posko bantuan, mencari tempat yang aman untuk membangun posko bantuan,” katanya.(VFZ)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....