Sekda Sumba Barat Tekankan Sinergisita Lintas sektor penanganan parkir Kendaraa

  • 31 Jul 2026 18:38 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumba Barat, Yermia Ndapa Doda, S.Sos., secara resmi membuka Rapat Koordinasi Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang diikuti unsur kepolisian, UPTD Provinsi, Jasa Raharja, Dinas Perhubungan, Bidang Bina Marga, serta sejumlah organisasi perangkat daerah terkait. Forum tersebut digelar sebagai wadah memperkuat koordinasi dalam meningkatkan keselamatan dan ketertiban lalu lintas di wilayah Sumba Barat.

Dalam sambutannya, Sekda mengapresiasi Dinas Perhubungan atas penyelenggaraan rapat koordinasi tersebut. Ia menegaskan bahwa persoalan lalu lintas bukan hanya menjadi tanggung jawab satu instansi, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan agar berbagai permasalahan transportasi dapat ditangani secara terpadu dan berkelanjutan.

Sekda menyoroti sejumlah persoalan yang masih menjadi perhatian, seperti tingginya angka kecelakaan di titik-titik rawan, maraknya parkir liar di badan jalan, keterbatasan lokasi parkir, aktivitas bongkar muat yang mengganggu arus lalu lintas, hingga praktik kendaraan travel yang menaikkan dan menurunkan penumpang di lokasi yang tidak semestinya. Menurutnya, kondisi tersebut memerlukan langkah cepat melalui koordinasi lintas sektor.

Berdasarkan hasil evaluasi forum sebelumnya, pemerintah daerah menegaskan sejumlah kebijakan, di antaranya pelarangan kendaraan pikap mengangkut penumpang, dorongan mutasi kendaraan luar daerah yang beroperasi di Sumba Barat agar memenuhi ketentuan setempat, serta kewajiban penggunaan terpal bagi truk pengangkut material. Kebijakan tersebut diharapkan mampu mengurangi risiko kecelakaan sekaligus menciptakan ketertiban di jalur transportasi.

Selain itu, Sekda menyatakan dukungan penuh terhadap penataan dan pengelolaan parkir sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia juga mengajak seluruh OPD dan instansi terkait untuk menjalankan tugas sesuai kewenangan masing-masing serta mengintensifkan edukasi kepada masyarakat agar semakin disiplin dalam berlalu lintas.

Rapat koordinasi turut diisi pemaparan Kasat Lantas mengenai data kecelakaan dan titik rawan, masukan UPTD Provinsi terkait perbaikan jalan dan penataan angkutan, serta kontribusi Jasa Raharja mengenai program keselamatan dan kompensasi korban kecelakaan. Melalui komitmen bersama pemerintah daerah, kepolisian, dan seluruh pemangku kepentingan, forum ini diharapkan menghasilkan langkah operasional yang mampu menekan angka kecelakaan, meningkatkan ketertiban lalu lintas, serta memperbaiki pelayanan transportasi bagi masyarakat Kabupaten Sumba Barat. (Jl)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....