Rote Ndao Surplus Beras, Pemkab Siap Jaga Stabilitas Harga Pangan
- 22 Jul 2026 08:00 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Rote – Pemerintah Kabupaten Rote Ndao memastikan ketersediaan beras di daerah dalam kondisi aman dan surplus. Stok beras yang tersedia telah menjadi cadangan pangan pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di tengah masyarakat. Hingga saat ini, kondisi harga beras dan komoditas pangan lainnya masih berada dalam batas normal sehingga belum diperlukan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Rote Ndao, Nixon Molelanik Balukh, saat dikonfirmasi RRI di sela-sela kunjungan Bupati Rote Ndao meninjau stok pangan di Gudang Bulog Rote Ndao, Selasa 21 Juli 2026, mengatakan cadangan pangan pemerintah disiapkan sebagai instrumen untuk mengantisipasi gejolak harga apabila terjadi inflasi di daerah.
"Cadangan pangan pemerintah itu berfungsi melihat kondisi lapangan. Kalau terjadi inflasi baru kita lakukan Gerakan Pangan Murah. Sepanjang harga masih normal, gerakan itu belum perlu dilakukan," kata Nixon.
Menurut Nixon, keberhasilan menjaga ketahanan pangan di Rote Ndao tidak terlepas dari dukungan pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Bantuan benih unggul, alat dan mesin pertanian, pembangunan jaringan irigasi, hingga pendampingan oleh 49 penyuluh pertanian yang kini menjadi pegawai Kementerian Pertanian terus diperkuat untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
Ia menjelaskan, kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, Kementerian Pertanian, dan para penyuluh pertanian telah mendorong peningkatan produktivitas lahan sehingga petani mampu melakukan penanaman padi hingga dua kali dalam setahun. Kondisi tersebut turut mendukung terciptanya surplus beras yang menjadi cadangan pangan pemerintah daerah.
"Harga pangan di Rote masih berada pada batas ambang yang normal. Kalau nanti perkembangan harga cenderung naik, maka salah satu intervensi yang akan kita lakukan adalah Gerakan Pangan Murah," ujarnya.
Selain memastikan ketersediaan stok pangan, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao juga terus mendorong penggunaan benih unggul bersertifikat, memperkuat produksi benih lokal melalui penangkaran, menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi, serta meningkatkan pengendalian hama dan penyakit tanaman melalui aplikasi Roda OPT. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga produktivitas pertanian sekaligus mempertahankan stabilitas harga pangan dan ketahanan pangan di Kabupaten Rote Ndao.( RH)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....