Aswatul Adha Melaju ke Semifinal Duta Pelajar Antinarkoba 2026
- 18 Sep 2026 14:27 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Rote - Peserta didik SMA N 1 Lobalain, Aswatul Adha, berhasil melaju ke semifinal Duta Pelajar Antinarkoba Indonesia 2026. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan sekolah sekaligus bukti keberanian pelajar Rote Ndao mengambil peran dalam pencegahan narkoba.
Aswatul Adha merupakan peserta didik kelas X (10) SMA N 1 Lobalain yang mengikuti ajang tersebut sejak Agustus 2026. Ia berhasil melewati berbagai tahapan seleksi melalui proses panjang yang membutuhkan kerja keras, ketekunan, dan persiapan matang.
Saat ditemui di ruang kelasnya, Aswatul mengaku bersyukur atas pencapaian yang berhasil diraihnya. Menurutnya, perjalanan menuju semifinal tidak mudah karena membutuhkan perjuangan dan konsistensi dalam setiap tahapan.
“Keberhasilan ini bukan sesuatu yang diperoleh dengan mudah, tetapi melalui proses dan perjuangan yang panjang,” ujar Aswatul. Ia menilai ajang tersebut menjadi kesempatan berharga untuk memperluas wawasan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.
Dalam persiapannya, Aswatul aktif menyusun materi edukasi tentang bahaya narkoba bagi kalangan remaja. Materi tersebut dikembangkan melalui kegiatan luring dan daring, termasuk wawancara bersama komunitas remaja.
Bagi Aswatul, keikutsertaan dalam ajang tersebut bukan sekadar mengejar prestasi pribadi. Ia ingin mengajak generasi muda menjauhi narkoba dan membangun masa depan yang sehat serta positif.
Pembina OSIS Bidang Agen Anti Perundungan SMA N 1 Lobalain, Erlince Tomasui, S.Pd., menyatakan siap mendampingi Aswatul. Pendampingan diberikan agar Aswatul mampu mempersiapkan diri menghadapi semifinal dengan lebih matang dan percaya diri.
“Kami siap membimbing dan mendampingi Aswatul agar dapat mempersiapkan diri sebaik-baiknya,” kata Erlince. Ia berharap Aswatul mampu memberikan kemampuan terbaik sekaligus membawa nama baik SMA N 1 Lobalain.
Pihak sekolah berharap perjuangan Aswatul dapat menginspirasi peserta didik lainnya mengembangkan potensi melalui kegiatan positif. Sekolah juga mendorong pelajar berperan aktif membangun generasi muda sehat, berprestasi, dan bebas penyalahgunaan narkoba.
Perjalanan Aswatul menuju semifinal menjadi bagian dari upaya pelajar Rote Ndao menyuarakan pentingnya hidup tanpa narkoba. Semangat tersebut diharapkan terus tumbuh menjadi gerakan positif di lingkungan sekolah dan masyarakat. (Radja)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....