Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman di Perbatasan RI-RDTL
- 20 Jul 2026 15:58 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Atambua, Kabupaten Belu, dalam kondisi aman.
Menanggapi informasi mengenai antrean kendaraan di sejumlah SPBU pada Sabtu 18 Juli 2026 Pertamina terus melakukan pemantauan serta memperkuat koordinasi agar distribusi BBM tetap berjalan lancar dan kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, antrean kendaraan terjadi saat pengisian BBM jenis Pertalite. Selain meningkatnya kebutuhan masyarakat, kondisi tersebut juga diindikasikan dipengaruhi oleh adanya kendaraan pelangsir yang melakukan pembelian secara berulang sehingga berpotensi mengganggu kelancaran penyaluran kepada konsumen yang berhak.
Saat ini, terdapat tujuh SPBU di Kota Atambua yang tetap beroperasi dan menyalurkan Pertalite. Selain itu, masyarakat juga dapat memperoleh BBM nonsubsidi seperti Pertamax. Secara umum, stok BBM di wilayah Kota Atambua dalam kondisi tersedia dan distribusi terus berjalan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa Pertamina berkomitmen menjaga keandalan pasokan BBM sekaligus memastikan penyalurannya berlangsung sesuai ketentuan.
"Ketersediaan BBM di Kota Atambua dalam kondisi aman dan pasokan terus kami jaga. Kami telah menginstruksikan seluruh SPBU untuk mengutamakan pelayanan kepada masyarakat serta tidak melayani praktik pelangsiran atau pembelian berulang yang tidak sesuai ketentuan. Di saat yang sama, kami juga terus berkoordinasi dengan Fuel Terminal Atapupu untuk memastikan suplai tetap lancar dan dengan Pemerintah Daerah serta Aparat Penegak Hukum guna mendukung penertiban penyalahgunaan BBM subsidi sehingga distribusi dapat berjalan lebih tertib dan tepat sasaran," ujar Ahad.
Sebagai upaya menjaga kelancaran penyaluran, Pertamina telah menginstruksikan seluruh SPBU agar menyalurkan BBM sesuai ketentuan yang berlaku, mengutamakan pelayanan kepada kendaraan konsumen, serta tidak melayani praktik pelangsiran maupun pembelian berulang yang tidak sesuai aturan.
Pertamina juga terus berkoordinasi dengan pengelola SPBU untuk meningkatkan kepatuhan terhadap prosedur operasional penyaluran BBM, termasuk memastikan kelengkapan administrasi penebusan seluruh produk. Di sisi lain, koordinasi dengan Fuel Terminal Atapupu dilakukan untuk memprioritaskan pasokan bagi SPBU yang mulai menunjukkan indikasi penurunan stok sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga.
Selain penguatan distribusi, Pertamina mendorong sinergi dengan Pemerintah Daerah dan Aparat Penegak Hukum (APH) guna menertibkan kendaraan yang terindikasi melakukan pelangsiran dengan modus pembelian berulang. Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan BBM subsidi disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak.
Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berulang maupun penyalahgunaan yang dapat mengganggu distribusi kepada masyarakat lainnya. Pertamina juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjaga penyaluran BBM agar berjalan tertib, tepat sasaran, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Apabila masyarakat menemukan indikasi penyalahgunaan penyaluran BBM subsidi, masyarakat dapat melaporkannya kepada aparat penegak hukum setempat atau menghubungi Pertamina Call Center 135 untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.(VFZ)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....