BMKG Peringatkan Gelombang Sedang di Perairan NTT Capai 2,5 Meter

  • 01 Jul 2026 08:58 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang mengeluarkan peringatan dini gelombang laut kategori sedang di sejumlah perairan Nusa Tenggara Timur. Tinggi gelombang diprakirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter sehingga pengguna jasa transportasi laut diminta meningkatkan kewaspadaan, Rabu, 1 Juli 2026.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang Yandri Anderudson T. Tungga menyebut pola angin di wilayah NTT umumnya bergerak dari arah timur laut hingga tenggara.

“Kecepatan angin diprakirakan berkisar antara 4 hingga 20 knot yang berpengaruh terhadap kondisi tinggi gelombang di sejumlah perairan,” tambahnya.

Yandri mengungkapkan gelombang kategori sedang berpotensi terjadi di Selat Sape bagian selatan, Selat Flores-Lamakera, dan Selat Pantar. Kondisi serupa juga diprakirakan terjadi di Perairan Selatan Flores serta Perairan Selatan Alor-Pantar.

“Selain itu, gelombang sedang diprakirakan terjadi di Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, dan Selat Ombai. BMKG juga memasukkan Perairan Selatan Sumba serta Perairan Sabu-Raijua dalam wilayah yang perlu diwaspadai,” tambahnya.

Wilayah Perairan Utara Kupang-Rote dan Perairan Selatan Timor-Rote juga diprakirakan mengalami gelombang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter. Kondisi tersebut turut berpotensi terjadi di Perairan Taman Nasional Komodo.

“Diimbau nelayan, operator kapal penyeberangan, dan pengguna transportasi laut agar memperhatikan perkembangan informasi cuaca sebelum berlayar. Kewaspadaan perlu ditingkatkan untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat perubahan kondisi gelombang di laut,” imbaunya.

Masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir juga diminta tetap berhati-hati terhadap potensi peningkatan gelombang. BMKG akan terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan memperbarui informasi apabila terjadi perubahan yang signifikan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....