BMKG: Angin Kencang Masih Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah NTT hingga 28 Juli

  • 26 Jul 2026 17:07 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi angin kencang yang diprakirakan masih terjadi di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur hingga Selasa, 28 Juli 2026.

Prakirawan Cuaca BMKG, Nanik Tresnawati mengatakan, potensi angin kencang diperkirakan melanda Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Sabu Raijua, dan Manggarai Barat pada 27 hingga 28 Juli 2026.

“Selain itu, masyarakat juga diminta mewaspadai dampak angin kencang yang bersifat kering karena dapat meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan, terutama pada kawasan yang dipenuhi vegetasi kering,” jelas Nanik pada Minggu, 26 Juli 2026.

Ia mengimbau masyarakat untuk menghindari aktivitas di bawah pohon besar, baliho, maupun bangunan yang berpotensi roboh saat angin bertiup kencang. Pengendara juga diminta berhati-hati, terutama saat melintasi kawasan terbuka.

“Monsun Timur masih aktif dan menyebabkan sebagian besar wilayah Nusa Tenggara Timur berada pada musim kemarau. Di sisi lain, aktifnya Gelombang Ekuatorial Rossby turut meningkatkan potensi terjadinya hujan ringan hingga sedang di beberapa wilayah NTT,” tegasnya.

Ia menambahkan bagi masyarakat yang hendak beraktivitas di luar ruangan maupun melakukan perjalanan, BMKG mengingatkan agar terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG sehingga dapat mengantisipasi potensi dampak cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....