BMKG: NTT Masuki Kemarau, Waspadai Angin Kencang Seminggu Kedepan

  • 03 Jun 2026 07:23 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang memprakirakan sebagian besar wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) telah memasuki musim kemarau pada periode 3 hingga 8 Juni 2026. Kondisi angin kencang berpotensi terjadi di wilayah NTT pada periode tersebut.

Prakirawan Cuaca BMKG, Ni Putu Nonik Prianti di Kupang, Selasa, 2 Juni 2026 mengatakan, pertumbuhan awan di wilayah NTT mulai menurun seiring aktifnya angin monsun timur. Kondisi ini menjadi salah satu indikator kuat beralihnya musim hujan menuju musim kemarau di daerah tersebut.

“Disampaikan kepada masyarakat agar mewaspadai potensi angin kencang yang bersifat kering. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan, terutama pada wilayah yang memiliki vegetasi kering,” terang Putu.

Ia mengungkapkan, dari hasil pemantauan, suhu muka laut di perairan NTT umumnya berkisar antara 26 hingga 30 derajat Celsius. Sementara anomali suhu muka laut tercatat berada pada kisaran minus 0,5 hingga plus 1,5 derajat Celsius.

“Secara umum, kondisi cuaca di NTT selama sepekan ke depan diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Meski demikian, masih terdapat potensi hujan ringan yang dapat terjadi di sejumlah wilayah,” katanya.

BMKG juga memprakirakan adanya peningkatan kecepatan angin di beberapa daerah di NTT. Oleh karena itu, masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan maupun pelaku transportasi laut diimbau untuk terus memperhatikan perkembangan informasi cuaca.

“Selama periode tersebut, suhu udara di NTT diperkirakan berkisar antara 13 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 45 hingga 90 persen,” ucapnya. Putu mengajak masyarakat untuk tetap waspada terhadap dampak cuaca kemarau serta mengikuti informasi resmi yang dikeluarkan secara berkala.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....