Dorong Penguatan Pendidikan Pemkot Resmikan Yayasan Sola Gratia

  • 02 Jun 2026 15:26 WIB
  •  Kupang

RRI.DO.ID, Kupang – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo bertempat di Gereja HKBP Resort Kupang, meresmikan Yayasan Sola Gratia Kupang yang ditandai dengan penandatanganan prasasti. Peresmian tersebut sekaligus mencakup Pos Pelayanan Kesehatan Gereja dan Pelita Kasih Preschool sebagai wujud nyata pelayanan gereja di bidang pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan utama Kota Kupang yang harus terus dirawat melalui semangat harmoni dan kebersamaan.

"Harmoni itu bukan sama atau seragam, tetapi seimbang. Kita tidak bisa menyeragamkan semua orang karena setiap orang lahir dengan keunikan masing-masing,” kata dr.Christian Widodo, Sabtu 30 Mei 2026.

Menurutnya, sebuah lembaga tidak boleh hanya menjadi simbol atau kebanggaan semata, tetapi harus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Yayasan ini dibuat bukan untuk sekadar berdiri megah atau menjadi kebanggaan semata. Seperti kapal yang dibuat bukan untuk bersandar di dermaga, tetapi untuk berlayar menghadapi ombak dan tantangan. Yayasan ini telah berlayar jauh membantu pemerintah Kota Kupang," ucapnya.

Wali Kota Kupang mengungkapkan rasa bangga dan terima kasih kepada jemaat HKBP yang selama puluhan tahun telah berkontribusi dalam pembangunan Kota Kupang. Bertepatan dengan peringatan 140 tahun Kota Kupang dan 30 tahun Kota Kupang sebagai daerah otonom, Wali Kota menilai kehadiran HKBP selama 30 tahun di Kota Kupang telah melahirkan banyak tokoh yang berkiprah dalam berbagai bidang hingga dunia usaha.

Sementara itu, Pendeta Resort HKBP Kupang, Pdt. Icce Lolaria Sinaga, M.Th menegaskan kehadiran Yayasan Sola Gratia Kupang, Pos Pelayanan Kesehatan, dan Pelita Kasih Preschool merupakan bentuk kontribusi gereja kepada masyarakat. "HKBP Resort Kupang tidak sedang menunjukkan kemewahan atau kehebatan, tetapi menunjukkan bahwa dalam keterbatasan sekalipun gereja tetap dapat berkontribusi bagi masyarakat dan pemerintah," ujarnya. (humas/anna)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....