PKK Kabupaten Kupang Dorong Perempuan Lebih Mandiri
- 25 Mei 2026 14:52 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang – PKK Kabupaten Kupang terus memperkuat pemberdayaan perempuan dalam menghadapi tantangan ekonomi dan dampak perubahan iklim melalui kegiatan diskusi dan penguatan kapasitas masyarakat yang digelar di Desa Otan, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang, Sabtu 23 Mei 2026. Kegiatan yang dipusatkan dalam agenda Pokja Dua PKK Kabupaten Kupang tersebut menghadirkan kader PKK dari berbagai kecamatan, organisasi masyarakat sipil serta kelompok perempuan yang bergerak di bidang pemberdayaan ekonomi keluarga dan perlindungan kelompok rentan.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan penguatan terkait pentingnya kesiapan perempuan dalam menghadapi berbagai perubahan sosial dan ekonomi yang dipengaruhi oleh perubahan iklim. Perwakilan Yayasan Ume Daya Nusantara, Damaris mengatakan perubahan iklim saat ini menjadi tantangan serius yang harus dipersiapkan sejak dini karena berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, khususnya keluarga di pedesaan.
Menurutnya, dampak perubahan iklim tidak hanya dirasakan pada sektor lingkungan, tetapi juga mempengaruhi ketahanan pangan, pendapatan keluarga dan kondisi sosial masyarakat. Ia menjelaskan, masyarakat kini mulai menghadapi berbagai persoalan seperti kekeringan berkepanjangan, menurunnya hasil pertanian serta meningkatnya tekanan ekonomi keluarga akibat perubahan cuaca yang tidak menentu.
Karena itu, perempuan dinilai perlu memiliki kemampuan tambahan serta penguatan ekonomi agar mampu menopang kebutuhan keluarga dalam berbagai situasi sulit. Damaris mengatakan perempuan memiliki peran yang sangat besar dalam kehidupan keluarga karena hampir seluruh aktivitas rumah tangga bergantung pada peran perempuan sehari-hari.
“Perempuan ini mulai dari buka mata sampai tutup mata dia bekerja terus. Karena itu mereka perlu dipersiapkan supaya kuat menghadapi perubahan iklim dan tantangan ekonomi,” ucap Perwakilan Yayasan Ume Daya Nusantara, Damaris saat di temui RRI.CO.ID, Sabtu 23 Mei 2026.
Ia menambahkan, perempuan perlu dipersiapkan agar mampu bertahan menghadapi situasi darurat maupun krisis ekonomi yang dapat terjadi sewaktu-waktu akibat dampak perubahan iklim. Selain itu, perempuan juga perlu diberikan ruang untuk mengembangkan potensi diri melalui pelatihan keterampilan, penguatan usaha ekonomi produktif serta pemanfaatan teknologi dalam mendukung usaha keluarga.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga diajak untuk memanfaatkan potensi lokal yang ada di desa sebagai sumber pengembangan ekonomi keluarga. Menurut Damaris, desa sebenarnya memiliki banyak sumber daya yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha apabila masyarakat, khususnya perempuan, diberikan pelatihan dan pendampingan yang tepat.
Ia mengatakan penggunaan teknologi sederhana dan pemasaran digital juga perlu diperkenalkan kepada kelompok perempuan agar mereka mampu mengembangkan usaha rumah tangga secara lebih luas. Selain penguatan ekonomi, para peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya literasi keuangan dalam kehidupan rumah tangga.
Menurut Damaris, masih banyak keluarga yang belum memiliki kemampuan mengelola keuangan secara baik sehingga sering mengalami kesulitan ekonomi ketika menghadapi situasi darurat. Karena itu, perempuan perlu memahami cara mengatur pendapatan, mengelola pengeluaran rumah tangga dan menyiapkan tabungan keluarga demi menjaga ketahanan ekonomi keluarga.
PKK Kabupaten Kupang melalui Pokja Dua juga terus mendorong berbagai program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan kapasitas perempuan di desa-desa. Program tersebut diharapkan dapat membantu perempuan menjadi lebih mandiri, kreatif dan mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan sosial maupun ekonomi yang terjadi di masyarakat.
Selain itu, kegiatan pemberdayaan perempuan juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kupang. PKK Kabupaten Kupang menilai perempuan memiliki peran penting dalam pembangunan keluarga dan masyarakat sehingga perlu diberikan dukungan yang berkelanjutan melalui pelatihan, pendampingan dan penguatan kapasitas.
Melalui kegiatan di Desa Otan tersebut, PKK Kabupaten Kupang berharap perempuan semakin siap menghadapi tantangan perubahan iklim, memiliki kemampuan ekonomi yang lebih baik serta mampu menjadi penggerak pembangunan keluarga dan masyarakat di lingkungan masing-masing. (AI)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....