Pelantikan Pengurus PBVSI Belu, Winston Rondo: Kerja Cepat Benahi Organisasi
- 16 Mei 2026 16:29 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Setelah mengalami kevakuman kepengurusan selama enam tahun, Pengurus Kabupaten Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Belu akhirnya resmi dilantik dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang berlangsung di Gedung Betelalenok, Jumat, 15 Mei 2026. Dalam Muskab tersebut, Migel Lona terpilih sebagai Ketua PBVSI Kabupaten Belu periode baru.
Ia akan didampingi Eddy Fernandes sebagai Sekretaris Umum dan Agustinus Manek sebagai Bendahara Umum. Pelantikan tersebut turut dihadiri Ketua Umum Pengprov PBVSI NTT Winston Rondo beserta jajaran, Ketua KONI Kabupaten Belu Feby Djuang, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Belu, Asisten I Setda Bidang Pemerintahan, unsur Forkopimda, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Ketua KONI Kabupaten Belu, Feby Djuang, dalam sambutannya menegaskan bahwa semangat masyarakat Belu terhadap olahraga voli masih sangat tinggi. Karena itu, ia berharap kepengurusan baru dapat bergerak cepat membenahi organisasi dan mengembalikan kejayaan voli di daerah tersebut.
“Selamat untuk Pengurus PBVSI Kabupateb Belu yang baru dilantik, pekerjaan rumah sangat banyak dalam menata kembali pengorganisasian voli yang sudah vakum sejak lama. Kita berharap adanya kerja cepat untk mengembalikan voli di Kabupaten Belu sebagai olahraga rakyat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PBVSI Kabupaten Belu terpilih, Migel Lona, menyampaikan bahwa langkah awal yang akan dilakukan pihaknya adalah melakukan konsolidasi internal dan membangun kerja sama dengan seluruh pecinta voli di Kabupaten Belu. “Tugas kita sekarang adalah melakukan konsolidasi setelah sekian lama organisssi ini mati suri, kita akan bekerja sama dengan semua pihak agar kejayaan voli di Kabupeten Belu akan kita kembalikan,” katanya.
Ketua Umum Pengprov PBVSI NTT, Winston Rondo, juga menekankan pentingnya soliditas dan disiplin organisasi dalam menjalankan roda kepengurusan. Ia meminta seluruh pengurus bekerja sebagai satu tim demi membangun organisasi yang modern dan profesional.
“Saya berharap Ketua Umum, Sekretaris, Bendahara, dan seluruh bidang bekerja sebagai satu tim yang solid, organisasi modern tidak cukup hanya punya nama pengurus. Yang dibutuhkan adalah disiplin organisasi, kerja cepat, komunikasi yang rapi, dan kemampuan membangun jaringan dengan berbagai pihak,” ujar Winston.
Ia optimistis Kabupaten Belu memiliki potensi besar menjadi salah satu basis atlet voli di NTT, mengingat budaya voli yang masih hidup di tengah masyarakat.
“Saya percaya Belu punya modal besar, karakter petarung,mental kompetitif, dan kultur voli yang hidup di masyarakat. Karena itu saya berharap dari Belu lahir, atlet voli indoor, atlet voli pasir,pelatih muda,dan wasit-wasit berkualitas yang bisa memperkuat NTT menuju PON 2028, kalau kita serius bekerja, Belu bisa menjadi salah satu kekuatan utama voli kawasan Timor,” katanya. (DW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....