Pemkab Rote Ndao Percepat Transformasi Administrasi Digital
- 14 Mei 2026 15:48 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Rote - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rote Ndao, Provinsi NTT terus memperkuat transformasi administrasi pemerintahan berbasis digital. Langkah tersebut dilakukan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) dan Tanda Tangan Elektronik (TTE).
Kegiatan digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusap) bersama Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostaper) Kabupaten Rote Ndao. Bimtek berlangsung Rabu, 13 Mei 2026 di Aula Mafa’da Diskominfostaper.
Peserta kegiatan terdiri dari seluruh admin perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Rote Ndao. Mereka mendapatkan pelatihan penggunaan aplikasi Srikandi dan TTE.
Aplikasi Srikandi digunakan untuk pengelolaan administrasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) secara terintegrasi. Sistem tersebut mencakup surat menyurat, pengarsipan, dan persetujuan dokumen digital.
Kepala Disperpusap Rote Ndao, Benyamin Koamesah, mengatakan kegiatan mendukung implementasi SPBE daerah. Bimtek juga mengacu Keputusan Menpan RB Nomor 679 Tahun 2020.
“Kami berharap peserta memahami dan segera menerapkan aplikasi Srikandi,” ujar Benyamin Koamesah. Ia meminta seluruh perangkat daerah mempercepat penerapan sistem digital.
Sementara itu, Kepala Diskominfostaper, Olafulihaa Tadde, menegaskan SPBE merupakan amanat Perpres Nomor 95 Tahun 2018. Karena itu, seluruh pemerintah daerah wajib mengimplementasikannya.
Diskominfostaper juga memfasilitasi penerbitan sertifikat Tanda Tangan Elektronik bagi ASN daerah. Penerbitan dilakukan melalui Badan Siber dan Sandi Negara.
Selain itu, ASN didorong menggunakan email resmi pemerintah berbasis mail.go.id. Penggunaan email tersebut menjadi syarat penerbitan Tanda Tangan Elektronik.
Pemkab Rote Ndao berharap penerapan Srikandi mempercepat pelayanan administrasi pemerintahan. Transformasi digital dinilai meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pelayanan publik. (Radja)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....